Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

16 Jam Apartemen di Hongkong Dilalap Api: 44 Tewas Termasuk 2 WNI, 279 Penghuni Dalam Pencarian

Uways Alqadrie • Kamis, 27 November 2025 | 13:41 WIB
Api membakar kompleks apartemen bertingkat di Hong Kong pada malam hari. Sejauh ini 44 orang dilaporkan tewas termasuk dua warga Indonesia. (FOTO: IST)
Api membakar kompleks apartemen bertingkat di Hong Kong pada malam hari. Sejauh ini 44 orang dilaporkan tewas termasuk dua warga Indonesia. (FOTO: IST)

KALTIMPOST.ID, JAKARTA — Dua warga negara Indonesia dilaporkan menjadi korban jiwa dalam kebakaran besar yang melahap kompleks apartemen di Hong Kong. Dua WNI lainnya mengalami luka-luka dalam peristiwa yang terjadi pada Rabu, 26 November 2025, waktu setempat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl, mengatakan Konsulat Jenderal RI di Hong Kong bergerak cepat berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan identitas dan kondisi para korban. 

“Hingga kini tercatat dua WNI meninggal dan dua lainnya terluka. Semuanya pekerja migran sektor domestik,” ujarnya, Kamis, 27 November 2025.

KJRI, kata dia, menyiapkan pendampingan lanjutan bagi para WNI terdampak, termasuk tempat penampungan sementara serta bantuan logistik di gedung KJRI Hong Kong. 

Kontak dengan keluarga korban pun telah dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan informasi awal mengenai penanganan berikutnya.

Upaya pengurusan hak-hak korban serta repatriasi jenazah turut dikoordinasikan dengan otoritas lokal dan agen ketenagakerjaan. “Kami pastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan,” kata Nabyl.

Kebakaran itu sendiri menjadi salah satu insiden terburuk dalam beberapa tahun terakhir di kota tersebut. 

Api berkobar panjang dan membakar perancah bambu yang menyelimuti sedikitnya tiga blok apartemen di kawasan Wang Fuk Court, Tai Po, sebelum merembet ke unit-unit hunian lainnya. Berdasarkan data terbaru otoritas Hong Kong, jumlah korban tewas telah mencapai 44 orang.

16 Jam Api Berkobar

Kebakaran besar yang melanda kompleks hunian Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, belum sepenuhnya padam meski api telah berkobar lebih dari 16 jam. Jumlah korban terus bertambah: 44 orang dinyatakan meninggal, sementara 279 penghuni lain belum diketahui nasibnya.

Sesaat setelah matahari terbit, Kamis, 27 November 2025, kepulan asap masih terlihat di sejumlah unit. Pemadam kebakaran memusatkan upaya di tiga blok apartemen yang masih bergejolak, sementara empat blok lain disebut sudah “terkendali”.

Kebakaran diperkirakan berawal pada Rabu siang waktu setempat, saat perancah bambu untuk pekerjaan renovasi di bagian luar gedung dilalap api dan merembet cepat ke blok lain. Kompleks yang terdiri atas delapan blok itu menampung sekitar 2.000 unit.

Otoritas Hong Kong merinci bahwa 40 korban meninggal di lokasi, sedangkan empat lainnya wafat setelah dilarikan ke rumah sakit. Hingga Kamis pagi, 66 korban luka telah menjalani perawatan; 17 di antaranya dalam kondisi kritis dan 24 lainnya serius.

Seorang warga berusia 65 tahun, bermarga Yuen, mengatakan banyak penghuni adalah lansia. “Jendela-jendela sedang ditutup untuk perbaikan. Sebagian orang bahkan tidak tahu ada kebakaran sampai ditelepon tetangga,” katanya kepada AFP.

Polisi Hong Kong menangkap tiga pria yang diduga bertanggung jawab atas bahan mudah terbakar yang ditinggalkan selama pekerjaan pemeliharaan. Bahan itu disebut mempercepat perluasan api dan membuat kebakaran sulit dikendalikan.

 

Editor : Uways Alqadrie
#hongkong #Kebakaran apartemen Hong Kong #wni tewas