Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kemenag Kaltim Minta Dukungan Pemprov: Pengawasan Madrasah Terhambat Anggaran

Bayu Rolles • Jumat, 28 November 2025 | 08:58 WIB

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kaltim, Sabransyah. (Bayu/KP)
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kaltim, Sabransyah. (Bayu/KP)

KALTIMPOST.ID, Tak seperti sekolah reguler yang berada di bawah kewenangan pemerintah daerah, Madrasah berdiri di bawah payung Kementerian Agama (Kemenag). Tapi di lapangan, pengawasan mutu madrasah terseok-seok terjebak masalah klasik, terbatasnya anggaran.

Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat yang digelar Komisi IV DPRD Kaltim, Rabu, 26 November 2025. Dalam ruang dialog itu, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Kaltim, meminta dukungan daerah untuk memperkuat pengawasan sekolah-sekolah agama tersebut.

Sabransyah, kepala Bidang Pendidikan Madrasah di Kanwil Kemenag Kaltim, menyebut tekanan kerja pengawasan madrasah terus meningkat saban tahun. Kerja meningkat sementara jumlah pengawas terbatas. “Karena itu kami minta dukungan daerah dalam penguatan SDM pengawas, baik soal jumlah atau kompetensi,” sebutnya selepas RDP. 

Baca Juga: Empat SMA di Kukar Diusulkan Dinegerikan, Ini Daftarnya

Di Kaltim, ada 567 madrasah. Untuk mengawasinya, Kanwil punya 23 pengawas madrasah dan 35 pengawas pendidikan agama islam. Jumlah yang jelas tak mampu mengawal penuh mutu pembelajar sesuai kurikulum yang diatur.

Jika dikerucutkan, ada dua kendala mereka. Pertama soal moratorium pengangkatan pengawas baru, lalu terbatasnya kucuran anggaran dari pusat untuk berkeliling memantau jalannya belajar-mengajar di madrasah yang ada seantero Kaltim. Terutama ke madrasah yang ada di daerah dengan jarak tempuh yang jauh. 

Kesenjangan makin lebar jika disandingkan dengan pengawas sekolah reguler. Karena itu, Sabran berharap pemerintah bisa ikut andil mendukung kerja-kerja mereka. Baik peningkatan SDM yang ada, hingga operasional sederhana seperti kendaraan dinas. 

Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Kaltim, Muhammad Isnaini, menambahkan. Penguatan pendidikan agama tak bisa berjalan sendiri. Mereka perlu bersinergi dengan pemerintah daerah agar mutu pendidikan tetap terjaga. “Anak-anak yang belajar di madrasah juga warga kaltim. Mereka bagian dari generasi yang akan memajukan daerah ini,” tukasnya. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#kaltim #kanwil kemenag #sekolah agama