Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Daftar Nama 22 Korban Banjir Bandang Sumatera Barat: 20 Sudah Teridentifikasi, 2 Masih Dicocokkan

Uways Alqadrie • Jumat, 28 November 2025 | 10:39 WIB

Petugas DVI Polda Sumbar melakukan proses identifikasi jenazah korban banjir bandang di Posko Post Mortem RS Bhayangkara Padang.
Petugas DVI Polda Sumbar melakukan proses identifikasi jenazah korban banjir bandang di Posko Post Mortem RS Bhayangkara Padang.
KALTIMPOST.ID, PADANG — Upaya pencarian dan identifikasi korban banjir bandang serta longsor di Sumatra Barat terus berlangsung sejak Kamis (27/11/2025) pagi. 

Hingga Jumat (28/11/2025), tim DVI Polda Sumbar memastikan 20 dari total 22 jenazah yang masuk ke posko sudah berhasil dikenali.

Kasubdit Dokpol Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sumbar, dr Eka Purnama Sari, menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan secara terpadu di beberapa lokasi, mulai dari RS Bhayangkara Padang, RSUD dr Rasyidin, hingga posko DVI di Bukittinggi, Padang Pariaman, dan Pasaman Barat.

“Sebanyak 20 korban telah teridentifikasi. Dua lainnya masih kami cocokkan dengan data antemortem keluarga,” ujarnya.

Daftar Korban yang Sudah Diidentifikasi

Wilayah Padang

Najwa Putri Andira (2,5 bulan)

Mardalena (65)

Posko DVI RS Bhayangkara Padang

Yerna Wilis (57)

Selvi Marta Putri (20)

Agung Purnomo (35)

Reki Saputra (38)

Baca Juga: Update Data Banjir Bandang Terparah 2025 di Sumut: 10 Korban Jiwa, Melanda 7 Kabupaten dan Ratusan Rumah Rusak

Robby Handaryo (41)

Junimar (52)

RSUD dr Rasyidin Padang

Roni Syaputra (42)

Syamsul Kamaruddin (72)

Aidil Putra (13)

Wilayah Bukittinggi (Jorong Toboh, Malalak Timur, Agam)

8 korban seluruhnya sudah teridentifikasi (nama tidak dirilis dalam laporan)

Padang Pariaman

Evi Yulia Susanti (52)

Pasaman Barat

Roki Hidayat (13)

Sementara itu, data terakhir menyebut lima warga mengalami luka-luka dan masih mendapat perawatan intensif di RSUD dr Rasyidin. Selain itu, 9 orang masih dinyatakan hilang, terdiri dari 4 perempuan dan 5 laki-laki.

Seruan DMI: Masjid Dibuka untuk Pengungsian

Melihat banyaknya warga yang kehilangan rumah dan masih bertahan di titik-titik pengungsian darurat, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumbar mengimbau agar seluruh pengurus masjid dan mushalla membuka pintu bagi warga terdampak.

“Masjid harus jadi rumah aman bagi masyarakat saat bencana seperti ini. Pengungsian tidak boleh bergantung pada satu titik saja,” tegas DMI dalam keterangannya.

Proses identifikasi jenazah diperkirakan masih akan berlanjut hingga seluruh korban berhasil dikenali oleh keluarganya. Tim gabungan SAR, Basarnas, TNI-Polri, hingga relawan terus melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai dan wilayah terdampak.

Editor : Uways Alqadrie
#Banjir di Sumatera Barat #banjir di aceh #sumatera barat #Banjir bandang di Sumatera Utara #BMKG Minangkabau