Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

REMBUK ETAM: Mahasiswa Soroti Dampak Pemangkasan TKD, Desak Pemerintah Siapkan Langkah Konkret untuk Daerah

Muhammad Ridhuan • Minggu, 30 November 2025 | 09:05 WIB
Rikardus Riwu Tukan, Reza Dwi Saputra, dan Muhammad Hanif Ansyari
Rikardus Riwu Tukan, Reza Dwi Saputra, dan Muhammad Hanif Ansyari

KALTIMPOST.ID-Dari kalangan mahasiswa, berbagai suara mengemuka. Ketua BEM Universitas Widya Gama Mahakam, Rikardus Riwu Tukan mengungkapkan, di balik pemangkasan TKD sebenarnya ada arah yang lebih positif.

Lewat berbagai kerja sama dan peluang, mahasiswa bisa lebih aktif terlibat secara nyata membantu masyarakat.

“Lewat pemangkasan TKD ini, maka bisa jadi peluang mahasiswa untuk lebih aktif melibatkan diri dalam berbagai proyek non-APBD. Seperti riset, inovasi dan UMKM,” ungkap Rikardus.

Sementara itu, Ketua BEM Politeknik Negeri Samarinda Reza Dwi Saputra mengingatkan kepada pemangku kepentingan.

Di tengah pemangkasan TKD, ada unsur vokasi yang selama ini masih dilupakan dalam berbagai ranah pengambilan kebijakan.

Salah satu contohnya program magang pemerintah yang dalam implementasinya banyak yang tidak sesuai.

“Konsen pemangkasan TKD selama ini hanya dibahas dampaknya di ranah akademik, namun sangat minim di ranah vokasi. Padahal vokasi memiliki kerentanan yang lebih besar,” sebut Reza.

Adapun, Ketua BEM UINSI ⁠Muhammad Hanif Ansyari dalam kesempatannya menyoroti bagaimana minimnya advokasi yang dilakukan pemerintah dalam rencana pemangkasan TKD ini.

“Pemangkasan TKD ibarat mimpi buruk masyarakat di daerah, sayangnya tidak ada bentuk konkret seperti apa upaya advokasi pemerintah terhadap kondisi yang terjadi saat ini,” ujarnya. (rd)

Editor : Romdani.
#pemprov kaltim #ibu kota nusantara #TKD 2025 #Gubernur Kaltim Rudy Mas ud #Kutai Barat #Rembuk Etam