Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Update Banjir Sumut–Sumbar–Aceh: 303 Warga Meninggal, Ratusan Masih Dicari

Uways Alqadrie • Minggu, 30 November 2025 | 05:55 WIB

Dampak banjir bandang dan longsor di Sumbar. (Foto Padex)
Dampak banjir bandang dan longsor di Sumbar. (Foto Padex)
KALTIMPOST.ID, JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis perkembangan terbaru bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Jumlah korban meninggal mencapai 303 orang sementara 279 warga masih dinyatakan hilang. Bencana ini dipicu cuaca ekstrem yang dipengaruhi Siklon Tropis Senyar yang bergerak menjauhi Indonesia.

Untuk mendukung penanganan darurat, pemerintah mengerahkan pesawat modifikasi cuaca di masing-masing provinsi serta satu armada cadangan. 

Upaya pencarian korban dan distribusi bantuan dilakukan bersamaan dengan perbaikan akses yang terputus. Sebagian daerah belum bisa dijangkau karena jaringan komunikasi dan jalur darat rusak parah.

Sumatera Utara: Korban Tewas Tembus 166 Orang

BNPB mencatat lonjakan korban jiwa di Sumut menjadi 166 orang, naik drastis dari hari sebelumnya. Sebanyak 143 warga masih dicari dan lebih dari 5.000 keluarga mengungsi. Tapanuli Tengah menjadi wilayah paling parah terdampak. 

Sejumlah ruas jalan tak bisa dilalui dan jaringan komunikasi baru pulih sebagian setelah alat komunikasi darurat, termasuk paket Starlink, didistribusikan.

BNPB juga menyiapkan dua helikopter dan satu pesawat karavan untuk mendukung evakuasi dan pergerakan logistik.

Aceh: Sebagian Wilayah Masih Terisolasi

Di Aceh, 47 warga meninggal, 51 hilang, dan delapan mengalami luka. Hampir 49 ribu keluarga mengungsi. BNPB menyebut angka ini bisa berubah karena beberapa kecamatan belum bisa diakses tim penyelamat. Aceh Tengah dan Bener Meriah menjadi wilayah dengan korban terbanyak.

Sumatera Barat: 90 Orang Meninggal, 85 Hilang

Dari 16 daerah yang sebelumnya terdampak di Sumbar, kini tinggal enam kawasan yang masih dalam penanganan intensif. 

Kabupaten Agam mencatat korban tertinggi, dengan 74 orang meninggal dan 78 hilang. 

Cuaca mulai cerah, namun sejumlah titik longsor dan jembatan rusak masih menghambat mobilisasi tim SAR.

BNPB menyatakan operasi pencarian dan pemulihan akan terus diperluas seiring perbaikan cuaca serta bertambahnya armada darurat yang diterjunkan.

Daftar Korban Banjir dan Longsor di Aceh

1. Aceh Tengah: 16 meninggal, 2 hilang

2. Bener Meriah: 12 meninggal, 3 hilang

3. Aceh Tenggara: 7 meninggal, 25 hilang, 5 luka

4. Pidie Jaya: 4 meninggal, 4 hilang

5. Bireuen: 4 meninggal

6. Gayo: 2 meninggal, 4 hilang

7. Subulussalam: 1 meninggal

8. Lhokseumawe: 1 meninggal, 3 hilang

9. Aceh Tamiang: 3 luka

Daftar Korban di Sumatra Barat

Wilayah yang masih dalam penanganan: Agam, Padang Pariaman, Solok, Kota Padang, Tanah Datar, Padang Panjang.

1. Agam: 74 meninggal, 78 hilang

2. Pasaman Barat: 1 meninggal, 6 hilang, 1 luka

3. Padang Panjang: 7 meninggal, 3 hilang

4. Padang: 5 meninggal

5. Solok: 1 meninggal

6. Tanah Datar: 2 meninggal, 1 hilang, 4 luka

 

Editor : Uways Alqadrie
#sumatera utara #banjir bandang aceh #banjir aceh #sumatera barat #bnpb #banjir bandang Sumatera Barat