Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bukan Cari Untung! Ini Kebijakan SpaceX yang Membuat Internet Starlink Tiba-Tiba Jadi Gratis untuk Korban Bencana Indonesia

Dwi Puspitarini • Minggu, 30 November 2025 | 08:39 WIB

 

Elon Musk gratiskan Starlink untuk korban banjir Indonesia.
Elon Musk gratiskan Starlink untuk korban banjir Indonesia.

KALTIMPOST.ID, Tragedi bencana hidrometeorologi, yang berupa banjir dan tanah longsor, telah melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, termasuk Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat.

Per 28 November 2025, tercatat 174 korban meninggal dunia dan 79 jiwa masih dinyatakan hilang (Laporan BNPB).

Dampak bencana ini sangat parah, menyebabkan banyak kawasan terisolasi akibat terputusnya akses jaringan telekomunikasi dan internet.

Namun, di tengah kesulitan komunikasi tersebut, kabar baik datang dari salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk.

Pemilik layanan internet satelit global, Starlink, secara langsung mengumumkan kebijakan yang menyentuh hati.

Melalui akun media sosialnya X (dulu Twitter), Elon Musk menjelaskan bahwa Starlink akan menyediakan layanan internet gratis bagi pelanggannya di Indonesia yang terdampak bencana.

Keputusan ini bukanlah kebijakan dadakan, melainkan bagian dari prinsip inti perusahaan kedirgantaraannya, SpaceX.

Musk menegaskan motif di balik kebijakan luar biasa ini, yang ternyata merupakan standar operasi perusahaan.

Elon Musk lewat Starlink beri bantuan internet gratis bagi daerah terdampak banjir.
Elon Musk lewat Starlink beri bantuan internet gratis bagi daerah terdampak banjir.

"Kebijakan standar SpaceX adalah menggratiskan Starlink setiap kali terjadi bencana alam di suatu tempat di dunia. Tidaklah benar mengambil untung dari musibah," ujar Elon Musk melalui akun X @ElonMusk dikutip Sabtu (29/11/2025).

Starlink Beri Internet Gratis Hingga Akhir Desember 2025

Kebijakan ini langsung ditindaklanjuti Starlink melalui pengumuman resmi di laman mereka. Layanan gratis ini berlaku bagi seluruh pelanggan, baik yang sudah aktif maupun yang baru, hingga akhir Desember 2025.

Untuk memastikan konektivitas segera pulih, Starlink juga menyatakan sedang bekerja sama dengan pemerintah Indonesia.

Fokus utamanya adalah merelokasi terminal satelit ke wilayah-wilayah terdampak paling parah di Sumatra.

 Baca Juga: ChatGPT Kini Punya Dua Otak: Mode Instant dan Thinking di GPT-5.1 Bikin Percakapan seperti Manusia Asli

Apa yang Harus Dilakukan Pelanggan?

Starlink membuat proses ini mudah bagi mereka yang terdampak:

  1. Pelanggan Aktif: Tidak perlu melakukan apa pun. "Kami secara proaktif akan memberikan kredit layanan gratis ke akun Anda," tulis laman resmi Starlink.
  2. Pelanggan yang Ditangguhkan/Dijeda: Akan diberikan kredit layanan gratis. Kredit ini memungkinkan mereka untuk mengaktifkan kembali layanan dan menggunakannya selama periode bantuan ini.
  3. Pelanggan Baru di Wilayah Terdampak: Starlink juga memberikan layanan gratis. Pelanggan baru hanya perlu membeli dan mengaktifkan layanan, kemudian: "silakan buat tiket dukungan dengan mencantumkan 'Dukungan Banjir Indonesia'. Anda dapat melihat kredit yang ada melalui tab penagihan di akun Anda," jelas Starlink.

Langkah cepat dan tegas dari Elon Musk dan Starlink ini diharapkan mampu membantu memulihkan komunikasi vital, mempercepat koordinasi bantuan, dan meringankan beban masyarakat yang terdampak parah akibat musibah di Sumatra, Aceh, dan Sumatra Barat. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#starlink #spacex #Kebijakan SpaceX #aceh #banjir sumatera #Starlink Gratis #elon musk #bantuan bencana