KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Pemerintah secara resmi mengumumkan para pemenang Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Awards dan Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2025.
Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas kinerja Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong transformasi digital di wilayahnya. Pengumuman ini disampaikan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang telah menunjukkan komitmen luar biasa.
Airlangga Hartarto mengusulkan agar para pemenang penghargaan ini menerima insentif fiskal, sebagaimana yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Insentif ini menjadi dukungan konkret dari pemerintah pusat untuk menguatkan upaya daerah dalam menjaga harga komoditas tetap stabil dan mempercepat adopsi digital.
“Daerah yang mendapatkan award ini mohon dapat diberikan insentif fiskal, Pak Presiden. Jadi mohon arahan Pak Presiden. Tadi Pak Menteri Keuangan, tadi saya sudah minta kira-kira dananya tersedia,” kata Airlangga dalam acara PTBI, Minggu (30/11/2025).
Menko Airlangga mengungkapkan bahwa usulan insentif ini telah dibahas bersama Menteri Keuangan, dengan total kebutuhan anggaran yang diestimasikan mencapai Rp 786 miliar untuk didistribusikan kepada para pemenang. "Jumlahnya nggak terlalu besar Pak Presiden, kira-kira Rp 786 miliar yang dibagi,” tambahnya.
Daftar Pemenang TPID Award 2025
Pemenang TPID Award 2025 Kategori Provinsi Terbaik yaitu Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Sulawesi Barat, Provinsi Papua. Kategori Kabupaten/Kota Terbaik yaitu Kota Palembang, Kota Tasikmalaya, Kota Banjarmasin, Kota Palu, Kota Mataram.
Kategori Kabupaten/Kota Berprestasi yaitu Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Lombok Timur
Sementara itu, pemenang Championship TP2DD 2025 Kategori Provinsi Terbaik yaitu Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kategori Kota Terbaik yaitu Kota Payakumbuh, Kota Tangerang Selatan, Kota Balikpapan, Kota Makassar, Kota Kupang. Kategori Kabupaten Terbaik yaitu Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kabupaten Lombok Timur.
Airlangga juga menyoroti keberhasilan pengendalian harga secara nasional. Realisasi inflasi Indonesia per Oktober 2025 tercatat sebesar 2,86% (yoy), angka yang masih berada dalam kisaran target nasional 2,51%.
Pencapaian angka inflasi yang stabil dan rendah ini, menurutnya, membuktikan efektivitas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Bank Indonesia dalam melaksanakan program pengendalian inflasi secara terpadu.
“Inflasi pada Oktober 2025 tercatat 2,86% (yoy), terkendali dalam rentang target sasaran nasional. Hal ini dipengaruhi konsistensi kebijakan suku bunga BI dan dorongan kebijakan insentif fiskal Pemerintah dalam mengarahkan ekspektasi inflasi,” kata Menko Airlangga.(*)
Editor : Uways Alqadrie