Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Presiden Prabowo Dengarkan Langsung Keluhan dan Tangisan Warga yang Kehilangan Rumah di Aceh Tenggara

Uways Alqadrie • Senin, 1 Desember 2025 | 15:35 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyapa dan menenangkan warga di tenda pengungsian Aceh Tenggara saat meninjau lokasi bencana pada senin 1 Desember 2025. (Foto Setpres))
Presiden Prabowo Subianto menyapa dan menenangkan warga di tenda pengungsian Aceh Tenggara saat meninjau lokasi bencana pada senin 1 Desember 2025. (Foto Setpres))
KALTIMPOST.ID, BANDA ACEH — Presiden Prabowo Subianto bergerak ke sejumlah titik bencana di Sumatra setelah meninjau situasi darurat banjir dan longsor di Tapanuli Tengah, Senin, 1 Desember 2025. 

Dari bandara Raja Sisingamangaraja XII, Prabowo langsung mengumumkan bahwa ia akan menuju Medan dan Aceh untuk memastikan bantuan darurat tersalurkan tanpa hambatan.

Dalam kunjungan di Tapanuli, Prabowo menerima laporan mengenai keterisolasian beberapa desa akibat akses darat yang terputus. 

Ia menilai distribusi bahan bakar menjadi kebutuhan paling mendesak bagi daerah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terutama untuk menggerakkan alat berat, dapur umum, dan layanan darurat. 

Pemerintah, kata dia, telah menyiagakan KRI, helikopter, serta tim gabungan untuk menjangkau wilayah yang belum dapat ditembus kendaraan darat.

Kunjungan ke Aceh

Suasana di Posko Pengungsian Desa Bambel Baru berubah hiruk-pikuk sejak pagi ketika kabar kedatangan Presiden Prabowo Subianto menyebar di antara para warga yang terdampak banjir besar.

Tenda-tenda darurat yang selama beberapa hari menjadi tempat berlindung ribuan pengungsi tampak lebih ramai dari biasanya. Anak-anak berlarian, para ibu menegakkan tubuh ketika suara rombongan Presiden mulai terdengar.

Bencana banjir yang melanda wilayah itu memaksa 4.080 orang meninggalkan rumah mereka. Rumah-rumah yang selama ini berdiri di pinggir sungai luluh lantak diterjang arus. 

Banyak keluarga yang datang ke posko hanya dengan pakaian yang melekat di badan. Di lapangan terbuka itu, dapur umum, pos kesehatan, dan area distribusi logistik bekerja tanpa jeda untuk membantu para korban.

Ketika Presiden tiba, sorak warga pecah. Prabowo langsung memasuki area tenda tanpa banyak formalitas. Ia berjalan perlahan, berhenti di tiap kelompok pengungsi, menyalami warga, dan menyapa anak-anak yang berhamburan mendekat. 

Beberapa anak secara spontan meraih tangannya, sementara para orang tua tersenyum meski wajah mereka jelas masih menyimpan kelelahan berhari-hari.

Di salah satu tenda, Prabowo mendengarkan kisah seorang ibu yang kehilangan rumah dan seluruh isi dapurnya tersapu air. Di titik lain, seorang warga lansia mengeluhkan sulitnya akses air bersih dan obat-obatan. 

Presiden merespons keluhan itu dengan hati-hati, memastikan bahwa tim kesehatan dan personel lapangan sudah diarahkan mempercepat suplai bantuan.

“Kita berkabung bersama para korban dan mendoakan mereka yang terdampak. Alhamdulillah cuaca mulai stabil, semoga pemulihan berjalan cepat,” ujar Prabowo kepada para pengungsi yang terus mengerumuninya.

Interaksi itu berlangsung tanpa sekat. Banyak pengungsi mengaku terkejut dengan kedekatan Presiden yang beberapa kali menepuk bahu warga sambil menenangkan mereka. 

Beberapa menyampaikan rasa syukur karena kunjungan tersebut dianggap menambah semangat bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan pekerjaan.

Kehadiran Prabowo juga menjadi simbol bahwa pemerintah pusat tengah memantau situasi dengan cermat. Fokus utama pemerintah kini adalah pemenuhan pangan, layanan kesehatan, perbaikan sanitasi, serta percepatan pendataan kerusakan rumah warga. 

Di sela kunjungan, Prabowo memastikan bahwa peralatan berat dan logistik tambahan sudah dalam perjalanan menuju lokasi-lokasi paling terdampak.

Di tengah tenda-tenda pengungsian yang berdiri rapat, kunjungan Presiden memberi warna berbeda di hari yang berat itu. Walau masih banyak pekerjaan pemulihan menunggu, warga Bambel Baru mengaku sedikit lebih tenang setelah melihat langsung negara hadir di tengah mereka.

Editor : Uways Alqadrie
#banjir bandang aceh #Presiden Prabowo #gubernur aceh menangis #banjir bandang Sumatera Barat #banjir bandang Sumatera Utara