KALTIMPOST.ID, Jelang akhir tahun dan menyongsong 2026, Dinas Sosial (Dissos) Kaltim memastikan stok logistik penanggulangan bencana tetap siaga. Kepala Dissos Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menyebut logistik disiapkan pemerintah secara berkala tiap triwulan. Di triwulan terakhir 2025, sebagian logistik sudah dikirim ke kabupaten/kota. "Di provinsi, ada stok antisipasi akhir dan awal tahun," katanya beberapa waktu lalu.
Banjir besar di Mahakam Ulu beberapa waktu lalu, jadi pengalaman untuk berbenah. Karena itu distribusi logistik dijalankan lebih awal agar ketika musibah muncul, penanganan bisa cepat. "Kami distribusikan ke dekat kawasan rawan," akunya.
Di provinsi, sekitar 4 ribu paket disiagakan. Jumlah itu, kata dia, cukup untuk kebutuhan jangka pendek. "Kami juga menyiapkan stok awal tahun. Menghindari kekosongan. Kalau nunggu anggaran berjalan, perlu 1-2 bulan," jelasnya.
Dari pusat, dukungan tambahan juga ada. Nilainya hampir Rp1 miliar, yang ditujukan untuk suplai dan peralatan penanggulangan bencana. Jika skala bencana melebih kemampuan daerah, Dissos bakal mengajukan bantuan tambahan ke pusat. "Kalau stok tidak cukup ketika musibah besar. Baru minta bantu pusat," singkatnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki