Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Eskalasi Paling Serius, Penguncian Radar Kendali Tembak Tiongkok, Tokyo Siaga Penuh

Ari Arief • Selasa, 9 Desember 2025 | 15:00 WIB

Jet Tempur F-15
Jet Tempur F-15

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Di tengah memburuknya relasi diplomatik antara Tiongkok dan Jepang, terutama terkait isu Taiwan, dua insiden serius dilaporkan terjadi di perairan internasional dekat Kepulauan Okinawa. Pesawat tempur Tiongkok dilaporkan telah mengunci radar kendali tembak (fire-control radar) ke arah pesawat Jepang.

Tindakan tersebut memicu protes resmi dari Tokyo. Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, menyampaikan keberatan kepada Beijing melalui media sosial X, menegaskan bahwa penerangan radar semacam itu telah melebihi batas standar keselamatan yang diperlukan untuk penerbangan normal.

Penguncian radar kendali tembak dianggap sebagai tindakan provokasi militer yang paling mengancam karena secara eksplisit mengisyaratkan potensi serangan. Kondisi ini secara otomatis memaksa pesawat yang menjadi target untuk segera melakukan manuver penghindaran.

Insiden yang terjadi di dekat wilayah sengketa kedaulatan tersebut dinilai sebagai bentrokan paling serius antara militer kedua negara dalam beberapa tahun terakhir, berpotensi meningkatkan ketegangan regional.

Baca Juga: Jika Rusia Menang, Skenario Ngeri dan Ancaman Nyata Perang Dunia III

Ketegangan geopolitik semakin diperparah oleh isu Taiwan. Sebelumnya, Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, telah menyatakan bahwa Tokyo dapat mengambil tindakan balasan jika setiap agresi militer Tiongkok terhadap Taiwan juga mengancam keamanan Jepang.

Tiongkok mengklaim Taiwan yang diperintah secara demokratis sebagai wilayahnya, sementara pulau itu sendiri hanya berjarak 110 kilometer dari pulau paling barat Jepang, Yonaguni.

Peningkatan Armada dan Perang Psikologis di Selat Taiwan

Aktivitas militer Tiongkok tidak terbatas pada udara. Laporan intelijen menyebutkan, pada Kamis pekan lalu, Tiongkok mengerahkan lebih dari 100 kapal angkatan laut dan penjaga pantai secara masif di perairan Asia Timur.

Baca Juga: Buntut ketegangan Negara: Setengah Juta Tiket China ke Jepang Dibatalkan dalam 3 Hari, Industri Wisata Kaget

Taiwan menilai peningkatan kekuatan armada ini sebagai ancaman serius bagi kawasan Indo-Pasifik, sementara Jepang menyatakan tengah memantau pergerakan tersebut secara ketat.

Di Selat Taiwan, ketegangan juga meningkat. Pada hari Minggu, Penjaga Pantai Taiwan melaporkan pemantauan terhadap tiga kapal keselamatan maritim Tiongkok yang melakukan latihan di sisi barat garis tengah selat.

Meskipun Tiongkok mengklaim latihan tersebut hanya bersifat pencarian dan penyelamatan di jalur pelayaran yang ramai, Penjaga Pantai Taiwan menuduh Beijing menggunakan narasi yang menyesatkan untuk melancarkan perang psikologis terhadap pulau tersebut.

Perselisihan mengenai status selat yang merupakan jalur perdagangan utama ini terus berlanjut: Tiongkok bersikukuh mengklaim kedaulatan penuh dan yurisdiksi atas selat tersebut, sementara Amerika Serikat dan Taiwan menegaskan bahwa perairan tersebut adalah jalur internasional.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#perang #jepang #insiden #tiongkok #kendali