KALTIMPOST.ID, JAKARTA- Setelah masa tugasnya sebagai Menteri Keuangan berakhir, Sri Mulyani Indrawati tidak butuh waktu lama untuk menentukan arah baru kariernya.
Peraih gelar “Menteri Terbaik di Dunia” tahun 2018 itu akan bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government, Universitas Oxford, Inggris. Ia dijadwalkan mulai bertugas pada 2026.
Dalam keterangan resmi lembaga tersebut, Sri Mulyani disebut akan berbagi pengalaman mengenai tata kelola pemerintahan, pengambilan kebijakan, hingga dinamika ekonomi global yang pernah ia tangani selama menjabat di Indonesia maupun saat menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Di Oxford, ia bertugas membimbing mahasiswa dan alumni, serta terlibat dalam diskusi tingkat tinggi bersama para pemimpin internasional.
“Merupakan kehormatan dapat bergabung dengan komunitas akademik yang menaruh perhatian besar pada perbaikan tata kelola publik dunia,” kata Sri Mulyani dalam pernyataannya. Ia berharap dapat menyumbangkan pemikiran sambil terus belajar, terutama di tengah perubahan geopolitik dan ekonomi yang semakin kompleks.
Blavatnik School menilai Sri Mulyani sebagai sosok dengan rekam jejak unik: menteri keuangan yang dipercaya tiga presiden, reformis fiskal, dan figur yang akrab dengan panggung diplomasi internasional.
Pengalaman panjangnya dalam merumuskan kebijakan ekonomi, termasuk saat berperan penting dalam operasional Bank Dunia, dianggap sejalan dengan misi mereka menyiapkan generasi pembuat kebijakan masa depan.
Dengan penunjukan ini, Sri Mulyani memasuki fase baru kariernya—meninggalkan kursi kabinet, namun tetap berada di pusaran isu global melalui dunia akademik.
Editor : Uways Alqadrie