Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Gus Yahya Tak Keberatan Muktamar PBNU Dipercepat tapi..., Ini Jadwal yang Disiapkan Syuriah

Uways Alqadrie • Jumat, 12 Desember 2025 | 06:46 WIB
Gus Yahya
Gus Yahya

KALTIMPOST.ID, JAKARTA- Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, menyebut tak ada persoalan bila muktamar organisasi dimajukan dari jadwal. Namun, ia menegaskan syarat utama tak boleh diabaikan: forum tertinggi NU itu harus dipimpin oleh Rais Aam dan Ketua Umum yang sah.

“Mau besok pagi pun silakan. Yang penting prosesnya benar dan dipimpin dua unsur pimpinan,” ujar Yahya seusai rapat koordinasi di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis, 11 Desember.

Gus Yahya menilai muktamar tak mungkin berjalan bila hanya digelar satu pihak. Ia khawatir keputusan sepihak justru menimbulkan persoalan baru di tubuh organisasi. Karena itu, ia kembali mengajak seluruh pihak menyiapkan muktamar secara bersama.

Ia juga menyebut belum ada kontak apa pun dari kubu Rais Aam KH Miftachul Akhyar setelah Rapat Pleno Syuriah di Hotel Sultan pada 9 Desember yang menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai penjabat ketua umum menggantikan dirinya.

Menurut Yahya, sebelum pertemuan tersebut ia telah mengirim utusan untuk membuka komunikasi dengan Rais Aam, namun tak mendapat respons. 

Ia bahkan mengaku sudah meminta waktu langsung kepada pimpinan Syuriah namun belum mendapat jawaban.

Baca Juga: Terra Drone Buka Suara Soal Kebakaran Maut yang Tewaskan 22 Orang

Di sisi lain, Rais Syuriyah PBNU Mohammad Nuh menyatakan pihaknya tengah menyiapkan jadwal muktamar—yang diperkirakan berlangsung sebelum atau mendekati Iduladha 2026. 

Nuh menyebut percepatan itu bukan perubahan siklus, melainkan pengembalian ke jadwal normal setelah muktamar sebelumnya tertunda setahun karena pandemi.

 

Editor : Uways Alqadrie
#Rais Aam KH Miftachul Akhyar #pbnu #ketua umum pbnu #Gus Yahya dicopot #Gus Yahya diberhentikan #Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf