Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jelang Nataru, Kaltim Siaga! Harga Bapok Diawasi Ketat Tiap Hari

Bayu Rolles • Jumat, 12 Desember 2025 | 20:53 WIB

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kaltim, Ali Wardana. (Dokumentasi Diskominfo Kaltim)
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kaltim, Ali Wardana. (Dokumentasi Diskominfo Kaltim)

KALTIMPOST.ID, Stabilisasi harga pangan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) terus dikebut Pemprov Kaltim. Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPPKUKM) Kaltim menyebut pemantauan harga kebutuhan pokok ditempuh setiap hari di seluruh kabupaten/kota.

"Pemantauan langsung ke pasar-pasar induk, setiap perkembangan harga bapokting dicatat," kata Kabid Perdagangan DPPKUKM Kaltim, Ali Wardana, dalam Jumpa Pers, Jumat Siang, 12 Desember 2025.

Data yang dihimpun diinput ke Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Dari data itulah pemerintah menyusun langkah intervensi. "Jika ada komoditas yang harganya terus naik tanpa koreksi, kami bergerak cepat,” ujarnya.

Baca Juga: 704 Penyuluh Kaltim Diambil Alih Pusat Mulai 2026, Apa Dampaknya?

Lonjakan harga beras pada pertengahan 2025, misalnya. Pemerintah pusat dan daerah melakukan distribusi beras secara masif, termasuk ke wilayah terpencil, dengan dukungan Bappenas, Kemendag, hingga TNI/Polri. Hasilnya, harga kembali melandai. Stok beras, kata Ali, aman hingga 2026 sehingga masyarakat tidak perlu panik.

Jelang akhir tahun, permintaan bahan pokok diprediksi meningkat. Dan Kaltim yang notabene bukan daerah penghasil utama pangan punya tantangan dalam memastikan stok terjaga sesuai kebutuhan.

Soal keterjangkauan, Pemprov terus mengintervensi pasar lewat operasi pasar murah. Kegiatan ini sudah digelar di Sepaku dan akan berlanjut di Penajam Paser Utara pada 16 Desember. Di Kutai Kartanegara, pasar murah bahkan digelar hingga tingkat kecamatan dan desa. Rangkaian upaya ini diharapkan menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok jelang hari besar keagamaan nasional. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#pemprov kaltim #stabilisasi harga pangan