Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kaltim Dilanda Cuaca Ekstrem, Begini Perkembang Target Swasembada Pangan

Bayu Rolles • Minggu, 14 Desember 2025 | 19:34 WIB

Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kaltim, Siti Farisyah Yana.
Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kaltim, Siti Farisyah Yana.

KALTIMPOST.ID, Cuaca ekstrem masih jadi ancaman. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi itu bakal melanda Kaltim sepanjang Desember 2025. Cuaca ekstrem ini punya dampak yang tak sepele, mengganggu masa tanam hingga risiko gagal panen nantinya.

Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kaltim menyebut sudah menyusun mitigasi soal cuaca ekstrem ini. Sehingga target swasembada pangan Bumi Etam bisa tetap di jalur. Salah satunya dengan memperkuat drainase persawahan. “Kondisi cuaca itu juga sudah kami sosialisasikan ke para petani,” ucap Kepala DPTPH Kaltim, Siti Farisyah Yana

Baca Juga: Ancaman Banjir di Kaltim, DPRD Soroti Deforestasi Sawit hingga Tambang

Langkah ini sebenarnya sudah dijalankan sejak Oktober lalu. Pemerintah membenahi saluran air dan penguatan drainase sehingga lahan pertanian berfungsi optimal. “Oktober-November sudah diperkuat. Desember ini masuk masa tanam,” lanjut dia menjelaskan.

Strategi lain yang ditempuh, memajukan masa tanam agar waktu panen lebih cepat. Tim diturunkan ke lapangan untuk memantau intensitas hujan secara berkala. Dengan skema itu, petani diproyeksikan bisa mulai panen pada Januari-Februari 2026.

Menutup 2025, Yana optimis swasembada pangan masih sesuai jalur. Pasalnya, dari proyeksi BMKG, tingkat kerawanan cuaca ekstrem di Kaltim berada di kategori sedang. Hal itu mengindikasikan jika gangguan cuaca ke produksi pangan bisa lebih terkendali dibanding tahun-tahun sebelumnya. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#cuaca ekstream #bmkg #kaltim #swasembada pangan