Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

LAPORAN KHUSUS: Jelang Nataru, Penumpang Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Naik hingga 21 Ribu Per Hari

Muhammad Ridhuan • Minggu, 21 Desember 2025 | 05:30 WIB
Momen Nataru di Bandara SAMS Sepinggan selalu dipadati penumpang. Di antara mereka ada yang hendak pulang kampung atau sekadar liburan. (FOTO ANGGI PRADITHA/KP)
Momen Nataru di Bandara SAMS Sepinggan selalu dipadati penumpang. Di antara mereka ada yang hendak pulang kampung atau sekadar liburan. (FOTO ANGGI PRADITHA/KP)

KALTIMPOST.ID-Roda troli dan koper beradu dengan lantai terminal. Memasuki antrean penumpang yang cukup mengular di depan counter check-in. Ada pula yang memilih kios layanan mandiri.

Di antara pergerakan manusia itu, pengumuman keberangkatan juga terdengar bersahut-sahutan. Menjadi pemandangan khas di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Kamis (18/12).

Menjelang sore, denyut aktivitas bandara kebanggaan warga Balikpapan itu kian terasa. Penumpang datang silih berganti, sebagian besar membawa keluarga dan barang bawaan.

Banyak pula yang tampak menunggu sambil menikmati kuliner. Sambil menyaksikan dua perempuan menari dengan iringan musik Dayak.

Memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kondisi di Bandara SAMS Sepinggan memang terasa lebih ramai.

Kaltim Post pun bertemu dengan Branch Communication & CSR Department Head Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Iwan Risdianto untuk mengetahui sejauh mana pergerakan penumpang jelang Nataru.

“Dalam kondisi normal bandara melayani sekitar 16 ribu hingga 17 ribu penumpang per hari untuk keberangkatan dan kedatangan. Namun selama masa Nataru, jumlah tersebut meningkat signifikan menjadi sekitar 20 ribu hingga 21 ribu penumpang per hari. Lonjakan itu sudah diantisipasi melalui pengaturan slot penerbangan dan kesiapan sumber daya,” ungkap Iwan.

Untuk antisipasinya, pihak Angkasa Pura selaku pengelola pun menyiapkan Management on Basic Traffic.

Itu agar slot-slot penerbangan maskapai bisa diatur dengan baik. “Tujuannya agar masyarakat mendapatkan kepastian jadwal, baik itu ke Jakarta, Surabaya, Makassar, Jogjakarta, maupun rute lainnya,” imbuhnya.

Selain pengaturan trafik, faktor cuaca menjadi tantangan tersendiri. Perubahan cuaca yang cepat, hujan lebat hingga angin kencang berpotensi mengganggu operasional.

Untuk itu, pihak bandara intens berkoordinasi dengan BMKG guna memantau kondisi cuaca harian dan melakukan mitigasi sejak dini.

“Kami menyiapkan SDM, peralatan, serta SOP secara maksimal. Keamanan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama,” tegas Iwan. (rd)

Editor : Romdani.
#natal dan tahun baru #Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud #momen nataru #Bandara SAMS Balikpapan #Kutai Barat