Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Update Wisata Guci: Air Sudah Surut, Tapi Dua Spot Ikonik Ini Masih Belum Bisa Dikunjungi

Dwi Puspitarini • Minggu, 21 Desember 2025 | 09:19 WIB

 

Pemandian air panas Pancuran 13 Guci Kabupaten Tegal.
Pemandian air panas Pancuran 13 Guci Kabupaten Tegal.

KALTIMPOST.ID, Hujan deras yang mengguyur kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sempat memicu kepanikan.

Debit air Sungai Gung meningkat drastis hingga meluap dan menyebabkan banjir bandang pada Sabtu malam (20/12/2025).

Situasi ini terjadi di saat Guci mulai dipadati wisatawan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Namun di tengah kekhawatiran publik, kabar menenangkan datang langsung dari pimpinan daerah.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi terkini pascabanjir dan memberikan kepastian kepada masyarakat serta wisatawan.

“Kami sudah langsung meninjau ke lokasi dan wisata Guci sudah aman,” ujar Bupati Ischak Maulana Rohman.

 Baca Juga: Pancuran 13 Ditelan Arus: Detik-Detik Mencekam Banjir Bandang Terjang Wisata Guci Tegal

Bupati menjelaskan, dampak banjir hanya mengenai dua titik, yakni Pemandian Air Panas Pancuran 13 dan Pancuran 5.

Kedua fasilitas tersebut untuk sementara ditutup sebagai langkah antisipasi keselamatan. Sementara itu, pancuran dan fasilitas wisata lainnya dipastikan dalam kondisi normal dan aman untuk dikunjungi.

Penutupan dilakukan bukan tanpa alasan. Pemerintah Kabupaten Tegal menegaskan tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

Meski demikian, aktivitas wisata di area lain tetap berjalan dan suasana kawasan Guci perlahan kembali hidup.

“Kami akan langsung memperbaikinya, tidak perlu khawatir,” kata Ischak menegaskan.

 Baca Juga: Kado Istimewa di Bernabeu, Alasan Kylian Mbappe Nekat Tiru Cristiano Ronaldo saat Lawan Sevilla

Ia juga memastikan kondisi saat ini sudah kembali normal. Air telah surut, jalur akses aman, dan pengawasan terus dilakukan oleh petugas di lapangan. Pemerintah daerah pun mengimbau wisatawan agar tetap waspada tanpa perlu panik.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal, Akhmad Uwes Qoroni.

Dalam keterangan singkatnya, ia menegaskan bahwa destinasi wisata Guci tetap aman untuk dikunjungi.

“Saya ingin menginformasikan bahwa destinasi wisata Guci saat ini aman untuk dikunjungi. Tapi untuk Pemandian Air Panas Pancuran 13 dan Pancuran 5 sementara belum bisa digunakan akibat luapan air sungai. Tapi pengunjung tidak perlu khawatir karena tim selalu memantau kondisi secara rutin,” ungkap Uwes.

 Baca Juga: Waspada! 12 Kondisi Kesehatan yang Mengharuskan Seseorang Membatasi Kopi

Uwes juga menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama karena hujan masih sering terjadi di wilayah atas.

“Upaya membersihkan sisa banjir akan berjalan agar Pancuran 13 dan Pancuran 5 bisa digunakan terlebih momen libur Nataru,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Objek Wisata Kabupaten Tegal, Satriyo Pribadi, memastikan pemulihan fasilitas segera dilakukan.

Untuk area wahana milik Pemkab Tegal, pemandian Pancuran 5 akan mulai dipulihkan sejak Minggu (21/12/2025).

“Sementara waktu Pancuran 5 juga akan kami tutup selama masa pembersihan atau penataan kembali pasca banjir bandang. Tapi sekali lagi saya sampaikan masyarakat tidak perlu khawatir karena Guci tetap aman dikunjungi,” imbuh Satriyo. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#wisata guci tegal #Pancuran 13 Guci #Libur Nataru 2025 #Pancuran 5 #banjir bandang #jawa tengah #tegal #Update Wisata Guci #SUngai Gung