KALTIMPOST.ID, Tujuh pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang baru dilantik Gubernur Rudy Mas'ud pada 22 Desember 2025, belum sepenuhnya menambal kekosongan sejumlah instansi di lingkup Pemprov Kaltim.
Beberapa jabatan strategis masih belum berpenghuni. Besar peluang, pengisi posisi lowong itu bakal dicari lewat seleksi terbuka (Selter). Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim, Yuli Fitriyanti, menuturkan pengisian kursi JPT Pratama itu bakal mengikuti regulasi yang berlaku dan terukur.
Pemprov, kata dia, perlu lebih dulu berkoordinasi dengan pusat, terutama Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk merumuskan metode pengisiannya. Ketika selter dipilih, maka prosesnya bakal melalui panitia seleksi (pansel) dan penjaringan bakal terintegrasi lewat Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SI-ASN) milik BKN.
Baca Juga: Gubernur Kaltim Lantik 7 Pejabat, Sejumlah Kursi Dinas Justru Kembali Kosong
Metode penjaringan itu bakal membuka ruang selebar-lebarnya untuk ASN yang memenuhi syarat. "Jadi seluruh tahapan sepenuhnya lewat aplikasi," ucapnya, Senin, 22 Desember 2025. Karena seleksi bersifat terbuka, bakal dibentuk tim asesmen yang berkantor di BKD Kaltim. Terkait jumlah jabatan yang dibuka melalui seleksi itu akan menunggu data kebutuhan tiap organisasi. "Nanti bergantung pansel, jabatan apa saja yang bakal diseleksi," lanjutnya.
Selter punya mekanisme yang berbeda dengan uji kompetensi. Ada tahapan yang perlu ditempuh dan pastinya memakan waktu, yang paling cepat dua bulan untuk merampungkan semua tahapan. “Ada ketentuan. Dari penyusunan jadwal, mulai dari pengumuman, pendaftaran, hingga kemungkinan perpanjangan jika peminat masih minim,” jelasnya.
Uji kompetensi, lanjut Yuli, diperuntukkan bagi pejabat eselon II atau yang setara. Sementara seleksi terbuka memberi kesempatan bagi pejabat eselon di bawahnya untuk naik jenjang. Sejumlah pejabat yang dilantik pada hari ini, kata dia, merupakan hasil dari jalur uji kompetensi. Salah satunya Sekretaris Kota Balikpapan, Muhaimin, yang mengikuti uji kompetensi yang digelar Pemprov Kaltim pada pertengahan September lalu. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki