Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kasus Petral Masuk Penyidikan: Kata Sudirman Said Usai Jalani Pemeriksaan 5 Jam di Kejaksaan Agung

Uways Alqadrie • Rabu, 24 Desember 2025 | 09:02 WIB

Sudirman Said
Sudirman Said
KALTIMPOST.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said memenuhi panggilan Kejaksaan Agung untuk dimintai keterangan dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola pengadaan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Trading Limited (Petral). 

Pemeriksaan berlangsung di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025.

Sudirman menjelaskan bahwa ia diperiksa sebagai saksi terkait posisinya sebagai Senior Vice President Kepala Integrated Supply Chain Pertamina pada periode 2008–2009. 

Pemeriksaan berlangsung sekitar lima jam, sejak pukul 09.00 hingga 14.00 WIB. Ia menyatakan tidak dapat mengungkapkan materi pemeriksaan karena berkaitan dengan proses penyidikan yang masih berjalan.

Ia menegaskan dukungannya terhadap penegakan hukum dan berharap keterangan yang disampaikannya dapat membantu penyidik memperjelas duduk perkara. 

Sudirman juga menyebut dirinya telah berulang kali menyampaikan catatan terkait rencana reformasi tata kelola rantai pasok migas yang menurutnya tidak berjalan sebagaimana dirancang.

Menurut Sudirman, perubahan kepemimpinan di Pertamina pada 2009 berdampak pada dihapuskannya fungsi Integrated Supply Chain, yang semula dirancang untuk memperkuat pengawasan. 

Kondisi tersebut, kata dia, membuka ruang bagi praktik yang kerap disebut sebagai mafia migas untuk berlangsung dalam waktu lama.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menyatakan tengah mengusut dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk jadi kilang Petral. Perkara ini telah dinaikkan ke tahap penyidikan sejak Oktober 2025. Hingga kini, penyidik belum menetapkan tersangka maupun mengumumkan besaran kerugian keuangan negara.

 

Editor : Uways Alqadrie
#kementerian esdm #Korupsi Petral #kejaksaan agung #sudirman said #pertamina petra niaga