Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan laporan terkait dua jamaah meninggal diterima pada Sabtu, 27 Desember 2025. “Keduanya meninggal karena sakit. Jenazah sudah diserahkan kepada keluarga,” ujar Rosyanto.
Meski ada kabar duka, Rosyanto menegaskan situasi keamanan di kawasan Sekumpul tetap terkendali. Aparat kepolisian bersama TNI, pemerintah daerah, dan relawan disiagakan untuk menjaga ketertiban serta keselamatan jamaah yang memadati lokasi haul.
Polisi juga memperkuat layanan kesehatan. Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Kalsel melakukan patroli medis dan menyiagakan pos pelayanan di sejumlah titik. Kapolda meminta ketersediaan obat-obatan dan tabung oksigen dipastikan aman untuk mengantisipasi keluhan kesehatan jamaah.
Untuk pengamanan kegiatan, Polda Kalsel menggelar Operasi Sekumpul Intan 2025 dengan melibatkan 3.099 personel. Operasi tersebut didukung 600 personel TNI, 1.500 petugas lintas instansi, serta puluhan ribu relawan.
Haul Guru Sekumpul merupakan agenda keagamaan tahunan berskala besar yang dihadiri jamaah dari berbagai daerah. Puncak peringatan Haul ke-21 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 28 Desember 2025. Pada pelaksanaan haul sebelumnya, jumlah jamaah tercatat mencapai jutaan orang.
Editor : Uways Alqadrie