Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kronologi Anggota Yonif 113 Pratu Farkhan Syauqi Tewas di Perbatasan Papua: Sakit, Diduga Dipukul Senior\

Uways Alqadrie • Jumat, 2 Januari 2026 | 20:17 WIB

Pratu Farkhan Syauqi Marpaung
Pratu Farkhan Syauqi Marpaung
KALTIMPOST.ID, MEDAN - Pratu Farkhan Syauqi Marpaung, prajurit TNI Angkatan Darat dari Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti, Aceh, meninggal dunia saat menjalankan tugas di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini.

Keluarga korban menduga kematian Farkhan berkaitan dengan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seniornya di satuan.

Ayah korban, Zakaria Marpaung, mengatakan Farkhan dalam kondisi tidak sehat sebelum peristiwa itu terjadi. Saat sedang menghangatkan tubuh di dekat perapian, seorang senior berpangkat sersan sempat membantu memijatnya.

Namun situasi berubah ketika seorang anggota lain berpangkat kopral datang dan memanggil Farkhan ke lokasi terpisah.

Menurut penuturan keluarga, Farkhan kemudian diperintahkan menjalani hukuman disiplin berupa sikap “tobat”.

Dalam posisi tersebut, korban diduga dipukul menggunakan ranting dan ditendang. Dugaan penganiayaan itu disebut terjadi ketika kondisi fisik Farkhan masih lemah karena sakit.

Pratu Farkhan merupakan prajurit berpangkat tamtama yang diperkirakan lulus pendidikan militer pada 2023 atau 2024. Ia berdinas di Yonif 113/Jaya Sakti, satuan TNI AD di bawah Komando Daerah Militer Iskandar Muda yang bermarkas di Aceh.

Keluarga menyatakan terpukul dan mempertanyakan pengawasan internal di lingkungan satuan. Mereka berharap TNI mengusut tuntas penyebab kematian Farkhan dan menindak pihak yang bertanggung jawab jika terbukti terjadi kekerasan di luar prosedur kedinasan.

Hukuman ini diberikan senior kepada bawahan yang berbuat salah sebagai bentuk penebusan dosa, simbol kerendahan hati, dan perenungan kesalahan, meski durasinya tidak diatur ketat.

Saat diminta melakukan sikap tobat dan diduga dianiaya, Pratu Farkhan Syauqi Marpaung sempat melawan.

"Aku bangga sama anak ku. Yang ku kecewakan, anak ku mati bukan di ujung senjata GPK (Gerakan Pengacau Keamanan). Anak ku mati di bawah tangan dan kaki seorang TNI," kata Zakaria, kemudian terisak mengenang putranya. 

Pratu Farkhan Syauqi Marpaung adalah anggota TNI Angkatan Darat (AD) asal Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan Sumatera Utara.

Saat berdinas di Yonif 133/Jaya Sakti, Aceh, Pratu Farkhan Syauqi Marpaung mendapat tugas menjaga perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini.

Editor : Uways Alqadrie
#Pratu Farkhan Syauqi Marpaung #kabupaten asahan #Yonif 113 Jaya Sakti Aceh #KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak #kodam iskandar muda #perbatasan papua nugini #tni ad