KALTIMPOST.ID, SAMARINDA– Dua tongkang dilaporkan menghantam kaki Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) Samarinda, Minggu (4/1). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 Wita dan langsung ditangani aparat kepolisian.
Peristiwa itu dibenarkan oleh Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Rifqhi Sactio. Dia mengatakan laporan awal diterima dari warga yang melihat langsung kejadian di lokasi.
“Subuh ini kami menerima laporan dari masyarakat terkait dua tongkang yang menabrak kaki Jembatan Mahakam Ulu,” katanya.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Dua Tongkang Tabrak Rumah Warga Samarinda, Satu Hantam Jembatan Mahakam Ulu
Dua tongkang yang terlibat masing-masing bernama Roby 311 yang ditarik Tugboat Bloro 7, serta Danny 95 yang ditarik Tugboat Raja Laksana 166.
Menurut Rifqhi, untuk kronologis lengkap kejadian masih dalam pendalaman. Saat ini, Unit Polairud Polresta Samarinda tengah melakukan pemeriksaan awal terhadap para kru kapal.
“Untuk kronologis lebih lanjut masih dilakukan interogasi awal oleh Polairud,” jelasnya. Seluruh anak buah kapal (ABK) dari kedua tongkang tersebut telah diamankan guna dimintai keterangan. Berdasarkan hasil pengecekan awal, kedua ponton diketahui sedang mengangkut muatan batu bara saat insiden terjadi.
Baca Juga: Usai Ditabrak Tongkang, Lalu Lintas di Jembatan Mahulu Samarinda Terancam Dibatasi
“Yang diamankan seluruh ABK di masing-masing kapal. Berdasarkan pengamatan, kedua ponton membawa muatan batu bara,” ungkap Rifqhi.
Selain menabrak kaki jembatan, kejadian ini juga diduga berdampak ke permukiman warga di sekitar lokasi. Polisi menerima laporan adanya bagian dapur rumah warga yang terdampak akibat insiden tersebut.
“Untuk informasi awal, benar ada laporan warga yang terdampak, khususnya pada bagian dapur rumah. Setelah ini akan dilakukan pengecekan lebih lanjut,” tutupnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki