KALTIMPOST.ID, SIDOARJO — Angin puting beliung melanda kawasan Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis siang, 8 Januari 2026. Fenomena cuaca ekstrem itu terjadi selama sekitar sepuluh menit dan menyebabkan sejumlah pohon di area parkir bandara tumbang.
Petugas Stasiun Meteorologi Juanda menyatakan angin berputar tersebut muncul sekitar pukul 14.10 hingga 14.20 WIB. Berdasarkan catatan alat pengamatan cuaca otomatis (AWOS), kecepatan angin maksimum mencapai 46 knot atau setara sekitar 85 kilometer per jam.
“Kecepatan angin tercatat cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan kerusakan pada objek di sekitarnya,” ujar petugas BMKG Juanda saat dikonfirmasi.
Video yang beredar di media sosial serta laporan pendengar Radio Suara Surabaya memperlihatkan sejumlah pohon tumbang di kawasan parkir Terminal 1. Hingga sore hari, belum ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut.
BMKG menyebut puting beliung dipicu oleh pertumbuhan awan cumulonimbus yang terbentuk di atas wilayah Bandara Juanda. Awan jenis ini dikenal dapat memicu hujan lebat, petir, dan angin kencang dalam waktu singkat.
Sementara itu, pihak Angkasa Pura I selaku pengelola bandara belum memberikan keterangan resmi terkait dampak kejadian tersebut terhadap operasional penerbangan. Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi mengenai pembatalan atau gangguan jadwal penerbangan akibat cuaca ekstrem tersebut.
Editor : Uways Alqadrie