Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Nisya Pramugari Gadungan Ternyata Pernah Ikut Seleksi Pramugari tapi Gagal, Motif Penyamarannya Bikin Sedih

Thomas Dwi Priyandoko • Jumat, 9 Januari 2026 | 09:45 WIB

Nisya alias Khairunisa, pramugari gadungan Batik Air, akhirnya meminta maaf atas aksinya.
Nisya alias Khairunisa, pramugari gadungan Batik Air, akhirnya meminta maaf atas aksinya.

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Kasus pramugari gadungan bernama Nisya alias Khairun Nisa (23) dalam penerbangan maskapai Batik Air rute Palembang–Jakarta berakhir damai dan tidak berlanjut ke proses hukum pidana.

Kepastian itu disampaikan pihak kepolisian setelah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap yang bersangkutan.

Nisya sempat diamankan petugas setibanya di Bandara Soekarno-Hatta karena mengenakan seragam lengkap awak kabin maskapai Lion Air tersebut.

Baca Juga: Nisya Pramugari Gadungan Batik Air Minta Maaf Setelah Aksinya Ketahuan, Keluarga Mengaku Tidak Tahu

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, menyatakan dari hasil pemeriksaan tidak menemukan unsur pidana maupun indikasi niat jahat yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan.

“Berdasarkan hasil pendalaman, tidak ada perbuatan pidana. Yang bersangkutan juga tidak memiliki niat melakukan kejahatan,” ujar Yandri seperti dikutip dari Jawa Pos.

Pihak maskapai Batik Air juga diketahui memilih menempuh penyelesaian secara kekeluargaan tanpa membawa kasus ini ke ranah hukum.

Penyamaran Khairun Nisya terbongkar pada Selasa (6/1) malam. Kecurigaan muncul dari kru kabin aktif yang memperhatikan kejanggalan pada seragam yang dikenakan, terutama motif rok yang tidak sesuai dengan standar resmi Batik Air.

Baca Juga: Viral! Cantik-Cantik Pramugari Gadungan Batik Air Lolos Terbang Rute Palembang-Jakarta, Berikut Kronologinya

Kru kemudian melaporkan temuan tersebut kepada petugas Aviation Security (Avsec) untuk ditindaklanjuti.

Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa motifinya melakukan penyamaran adalah untuk membahagiakan keluarganya di Palembang.

Dalam sebuah video yang beredar, Nisya terlihat bahagia disambut keluarganya di bandara. Ada juga momen foto dengan keluarga yang diberi caption "Kami melepasmu dengan doa".

Menurut Nisya,  irinya pernah melamar dan mengikuti seleksi sebagai pramugari namun gagal. Sehingga penyamarannya  dilakukan untuk gengsi sekaligus menghindari rasa malu.

Sebagai bagian dari penyelesaian dengan aparat keamanan, seluruh atribut palsu disita dan Khairun Nisya diminta membuat surat pernyataan bermaterai agar tidak mengulangi perbuatannya.

"Saya bukan pramugari dan saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada Batik Air dan Lion Air Group," ungkap Nisya dalam video klarifikasi dan permintaan maafnya.

 

 

 

Editor : Thomas Priyandoko
#jakarta #batik air #maskapai #pramugari gadungan batik air #palembang #lion air group