Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kronologi Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak saat Hendak Mendarat di Makassar

Dwi Puspitarini • Sabtu, 17 Januari 2026 | 17:29 WIB
Ilustrasi pesawat ATR Indonesia Air Transport.
Ilustrasi pesawat ATR Indonesia Air Transport.

KALTIMPOST.ID, Pesawat ATR milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan nomor registrasi PK-THT dilaporkan hilang kontak saat menjalani penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1/2026). Saat kejadian, pesawat membawa 11 orang, terdiri dari 8 kru dan 3 penumpang.

Insiden terjadi ketika pesawat telah mendekati Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, dan bahkan sudah memperoleh izin pendaratan.

Namun, hingga waktu yang ditentukan, pesawat tidak kunjung mendarat dan tidak bisa dihubungi oleh pengatur lalu lintas udara.

 Baca Juga: Aman dan Kondusif, Pipa di Depan SMP 11 Balikpapan Akhirnya Dieksekusi  

Tidak Berada di Jalur, ATC Beri Arahan Berulang

Berdasarkan laporan awal, pesawat diketahui tidak berada pada jalur pendaratan yang seharusnya saat melakukan pendekatan ke landasan RWY21.

Petugas Air Traffic Control (ATC) kemudian memberikan beberapa kali arahan agar pesawat kembali ke jalur yang benar.

Namun, setelah arahan terakhir diberikan, komunikasi dengan pesawat terputus pada pukul 12.23 WITA atau 04.23 UTC.

Atas kondisi tersebut, AirNav Indonesia langsung menetapkan status darurat DETRESFA, yakni fase darurat akibat hilangnya komunikasi dengan pesawat.

 Baca Juga: Prediksi PSIS Semarang vs Deltras FC Liga 2 2025/2026: Transformasi Mahesa Jenar Diuji Tim Papan Atas

Koordinat Terakhir Mengarah ke Kawasan Leang-Leang

Informasi hilangnya kontak pesawat ATR tersebut diterima Basarnas Makassar pada pukul 13.17 WITA. Data awal yang diterima menyebutkan, pesawat diduga berada di kawasan Leang-Leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyatakan tim langsung bergerak menuju lokasi sesuai koordinat yang diberikan.

“Saat ini kami telah menuju lokasi yang mana diberikan koordinat dari AIR NAV,” ujar Andi Sultan dalam rekaman yang dikutip Suara.com, Sabtu (17/1/2026).

Koordinat sementara pesawat berada di sekitar 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur, wilayah perbatasan Maros dan Pangkep.

 Baca Juga: PPPK Tanpa Tes untuk SPPG, Lalu Bagaimana Nasib Guru Honorer?

Puluhan Personel SAR Dikerahkan Bertahap

Basarnas Makassar mengerahkan personel secara bertahap untuk melakukan pencarian dan asesmen awal di lapangan. Tim dibagi dalam beberapa sortir untuk memperluas jangkauan pencarian.

Kepala Operasi Basarnas Makassar, Hamsidar, menjelaskan tahapan pengerahan personel tersebut.

“Tadi sudah kami berangkatkan sortir pertama untuk melakukan asesmen ke lokasi, berjumlah lima orang,” ujar Hamsidar, Sabtu (17/1/2026).

Ia menambahkan, kekuatan SAR terus ditambah. “Kemudian diberangkatkan lagi sortir kedua sebanyak 15 orang,” tambahnya.

Basarnas juga menyiapkan penguatan dengan melibatkan berbagai unsur potensi SAR.

“Untuk sortir berikutnya akan kami berangkatkan bersama potensi SAR yang ada, dengan total sekitar 40 orang,” kata Hamsidar.

 Baca Juga: Pengalaman Rasa dari Whiz Prime Balikpapan, Ada Buntut Bakar yang Menggoda

Misi Khusus, Pencarian Masih Berlangsung

Pesawat ATR tersebut diketahui menjalankan misi Marine Patrol Flight dengan rute Yogyakarta Adi Sucipto (WAHH) – Makassar (WAAA).

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya pesawat.

Pihak berwenang masih menunggu perkembangan terbaru dari lapangan dan belum memberikan keterangan lanjutan terkait kondisi pesawat maupun para penumpang. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#Indonesia Air Transport #pesawat ATR hilang kontak #kronologi pesawat ATR Indonesia Air Transport hilang kontak #kronologi pesawat hilang kontak #yogyakarta #makassar