Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan seluruh jenazah yang ditemukan tim SAR gabungan telah diserahkan kepada tim DVI. Total terdapat 25 kantong jenazah yang dievakuasi dari lokasi bencana.
“Sebelas korban sudah teridentifikasi, sementara enam lainnya masih dalam proses,” ujar Abdul Muhari, Senin, 26 Januari 2026.
Ia menjelaskan, kecepatan identifikasi sangat bergantung pada kondisi jenazah dan kelengkapan data pendukung, seperti identitas ante mortem. Untuk korban yang ditemukan dalam kondisi tidak utuh, proses pencocokan memerlukan waktu lebih lama.
Operasi pencarian korban kembali dilanjutkan hari ini. Tim SAR memusatkan penyisiran di sejumlah titik yang sebelumnya dipetakan melalui citra udara hasil pemantauan drone. Upaya ini dilakukan untuk memastikan tidak ada korban yang tertimbun material longsor.
Sementara itu, aparat gabungan masih mewaspadai potensi longsor susulan. Ratusan warga di sekitar lokasi bencana telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman sebagai langkah antisipasi.
Editor : Uways Alqadrie