Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pertamina Siap Salurkan BBM Bersubsidi untuk Kapal Sungai Samarinda–Kubar–Mahulu, Asal Penuhi Ketentuan BPH Migas

Denny Saputra • Selasa, 27 Januari 2026 | 20:09 WIB
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun.

KALTIMPOST.ID-Polemik pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang tidak bisa dilakukan pengusaha kapal angkutan sungai masyarakat dan bapokting ke Kutai Barat dan Mahulu ditanggapi PT Pertamina.

Melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan kesiapan menyalurkan BBM bersubsidi kepada pengguna yang berhak, termasuk angkutan sungai, sepanjang seluruh ketentuan dan regulasi yang berlaku dipenuhi.

Kepastian itu disampaikan menyusul aspirasi masyarakat terkait kebutuhan BBM subsidi bagi kapal transportasi sungai rute Samarinda–Kubar–Mahakam Ulu.

Pertamina memastikan pasokan BBM bersubsidi di wilayah Samarinda dan sekitarnya dalam kondisi tersedia dan mencukupi.

Namun, penyaluran tetap dilaksanakan sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah dengan pengawasan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), guna memastikan subsidi tepat sasaran dan akuntabel.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun menjelaskan Pertamina menjalankan penugasan distribusi BBM bersubsidi berdasarkan kebijakan pemerintah.

Dalam prosesnya, koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terus dilakukan untuk mencari solusi atas kendala administratif yang saat ini dihadapi pemilik kapal sungai.

“Pertamina siap menyalurkan BBM bersubsidi bagi kapal transportasi sungai selama seluruh persyaratan administrasi dan ketentuan pemerintah terpenuhi. Stok BBM kami pastikan aman, namun penyalurannya harus menggunakan surat rekomendasi sesuai ketentuan BPH Migas,” ungkapnya dikonfirmasi, Selasa (27/1).

Ia menjelaskan, saat ini koordinasi lintas instansi masih berlangsung, terutama untuk menyelaraskan persyaratan bagi kapal bermesin pendam agar sesuai dengan regulasi pusat.

Hal itu penting agar distribusi BBM subsidi dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan tepat sasaran.

Menurutnya, mayoritas kapal angkutan sungai pada rute Samarinda–Kubar–Mahakam Ulu menggunakan mesin pendam, sehingga secara administrasi perlu terdaftar dan disesuaikan dengan ketentuan kementerian teknis terkait.

“Jika rekomendasi telah diterbitkan kembali oleh instansi berwenang, Pertamina memastikan lembaga penyalur resmi siap melayani sesuai kuota yang ditetapkan,” ungkapnya.

Sebagai langkah percepatan, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mendukung penuh sinergi Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim dalam berkoordinasi dengan BPH Migas untuk menyelesaikan persoalan administratif tersebut.

“Sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan agar pelayanan BBM bagi kapal transportasi sungai dapat kembali berjalan normal dan masyarakat tetap terlayani,” pungkasnya. (rd)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

Editor : Romdani.
#bahan bakar minyak (bbm) #pertamina patra niaga #bbm bersubsidi #Mahakam Ulu #Kutai Barat