Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kronologi Pembunuhan Penjaga Toko di Dekat Rumah Sakit Kanujoso Terungkap, Ternyata Ini Pemicunya

M Ibrahim • Jumat, 30 Januari 2026 | 16:36 WIB
KRONOLOGI: Penyidik Satreskrim Polresta Balikpapan membeberkan kronologi pengungkapan kasus penikaman yang menewaskan korban penjaga toko.
KRONOLOGI: Penyidik Satreskrim Polresta Balikpapan membeberkan kronologi pengungkapan kasus penikaman yang menewaskan korban penjaga toko.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Penyidikan kasus pembunuhan penjaga toko di dekat Rumah Sakit Kanujoso dengan korban VP (19) oleh pelaku M (61) terus berlanjut. Kronologi mulai terungkap.

Pelaku ternyata memiliki toko bersebelahan dengan lokasi korban bekerja. Pelaku ditangkap tidak lama setelah kejadian, tepatnya di rumahnya yang berada di dekat tempat peristiwa perkara.

Kasatreskrim Polresta Balikpapan, AKP Zeska Julian Taruna mengatakan, peristiwa pembunuhan tersebut berawal dari rasa sakit hati pelaku terhadap korban saat melakukan transaksi di toko.

“Beberapa hari sebelum kejadian, pelaku sempat membeli rokok di toko korban. Namun ia membatalkan pembelian karena merasa harga terlalu mahal. Respons korban saat itu membuat pelaku tersinggung,” jelas Zeska.

Pada hari kejadian pelaku kembali mendatangi toko dengan maksud membeli pengharum pakaian. Perselisihan kembali terjadi karena persoalan harga. Pelaku kemudian meninggalkan toko dengan alasan hendak mengambil uang, tetapi justru mengambil sebilah pisau dapur dari rumahnya.

“Pelaku kembali ke toko dan berpura-pura hendak membayar di kasir. Saat korban lengah, tangan kiri korban dipegang, lalu pelaku menusuk bagian perut korban menggunakan tangan kanannya,” paparnya.

Korban yang dalam keadaan terluka sempat berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke bagian belakang toko. Namun pelaku terus mengejar dan melakukan penikaman secara berulang hingga korban terjatuh dan tidak berdaya.

Berdasarkan hasil autopsi, korban meninggal dunia akibat luka tusuk di perut kanan yang merobek pembuluh nadi utama sehingga menyebabkan pendarahan hebat. Polisi menemukan sedikitnya 13 luka pada tubuh korban yang terdiri dari 7 luka tusuk, 3 luka iris, dan 3 luka lecet.

Pengungkapan kasus ini dilakukan melalui analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian yang diperjelas menggunakan teknologi digital. Dari hasil tersebut, polisi mengidentifikasi pelaku dan langsung melakukan penangkapan.

“Awalnya pelaku tidak mengakui perbuatannya. Namun kami menemukan sejumlah barang bukti yang disembunyikan, termasuk pakaian dan topi yang dibuang di tong sampah dapur rumah pelaku,” ungkapnya.

Polisi juga mengamankan sebilah pisau dapur sepanjang sekitar 20 sentimeter yang digunakan untuk menikam korban. Pisau tersebut disembunyikan di dalam sebuah payung.(*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo #kronologi #pembunuhan #pelaku #pemicu #Motif #balikpapan #penjaga toko