KALTIMPOST.ID, Harga emas di pasar domestik terus menunjukkan tren kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memaparkan ada tiga faktor utama yang membuat harga logam mulia kian melambung.
Faktor pertama berasal dari kondisi global yang belum stabil. Ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi dunia mendorong investor memilih emas sebagai aset aman. Situasi tersebut membuat permintaan emas meningkat, sehingga berdampak langsung pada kenaikan harga.
Faktor kedua terkait dengan tekanan inflasi. Di tengah naiknya harga kebutuhan pokok dan melemahnya daya beli, emas dinilai mampu menjaga nilai kekayaan. Kondisi ini membuat minat masyarakat dan pelaku pasar terhadap emas semakin tinggi.
Sementara faktor ketiga dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar mata uang global, khususnya dolar Amerika Serikat. Ketika dolar melemah atau pasar keuangan bergejolak, harga emas cenderung menguat karena dianggap lebih stabil dibandingkan instrumen investasi lainnya.
Mendagri menyebutkan, kombinasi ketiga faktor tersebut membuat harga emas terus bergerak naik dan bertahan di level tinggi. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa harga emas tetap bersifat fluktuatif dan dipengaruhi dinamika pasar global.
Pemerintah terus memantau perkembangan harga emas serta dampaknya terhadap perekonomian nasional, terutama daya beli masyarakat dan stabilitas pasar.
Editor : Ilmidza