Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Nama Terhapus di Detik Terakhir, Mahasiswa Magister Hukum UMKT Bongkar Kejanggalan Beasiswa Gratispol

Bayu Rolles • Senin, 2 Februari 2026 | 19:50 WIB

LBH Samarinda merilis aduan yang mereka terima terkait masalah program Gratispol Pemprov Kaltim, Senin (2/2/2026). (Bayu/KP)
LBH Samarinda merilis aduan yang mereka terima terkait masalah program Gratispol Pemprov Kaltim, Senin (2/2/2026). (Bayu/KP)

KALTIMPOST.ID, Sejumlah mahasiswa yang merasa dirugikan program Gratispol Pendidikan atau UKT Gratis dari Pemprov Kaltim membawa cerita yang serupa dalam laporannya ke posko advokasi yang dibuka Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Samarinda.

Nama mereka masuk dalam daftar penerima yang ditetapkan pemerintah, tapi menghilang seketika ketika program mulai berjalan. Mahasiswa semester II Magister Hukum Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Samarinda, Zahra, salah satunya.

Hadir dalam konferensi pers yang digelar LBH Samarinda, dia meminta kejelasan dari kebijakan politik Gubernur Rudy Mas'ud dan wakilnya, Seno Aji itu. Pada semester pertama, namanya tercantum sebagai penerima manfaat dan mengira urusan selesai. Namun ternyata tidak demikian.

Baca Juga: 39 Aduan Beasiswa Gratispol Masuk LBH Samarinda, Ini Masalahnya

Memasuki semester kedua, status itu dicabut. Ketika ia mengecek ke sistem pembayaran UKT di UMKT, dana disebut sudah dibayarkan. Namun di sisi lain, namanya justru dibatalkan sebagai penerima manfaat.

Masalahnya tidak berhenti di situ. Sejak awal, Zahra sudah berupaya mencari beasiswa alternatif. Tetapi kampus melarang penerima UKT Gratis mengakses bantuan lain Alasan pembatalan yang kemudian diketahuinya malah soal usia. Dalih yang dianggapnya janggal. "Sebab ada rekan mahasiswa dengan usia di atas saya justru tetap dapat bantuan tersebut," sebutnya, Senin, 2 Februari 2026.

Baca Juga: Beasiswa Gratispol Dicabut, Mahasiswa S2 ITK Balikpapan Bingung Minim Sosialisasi Pergub 24/2025

Cerita serupa datang dari Andre, mahasiswa di Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta). Namanya sempat muncul dalam daftar penerima. Namun ketika dana hendak disalurkan, namanya menghilang. Andre sudah mengikuti prosedur yang diminta, termasuk melakukan konfirmasi melalui tautan resmi yang dirilis pemerintah. Hasilnya nihil.

Jika persoalannya usia, tapi ada mahasiswa yang juga lebih tua darinya tetap menerima manfaat. "Padahal saya berharap daei beasiswa ini untuk melanjutkan studi," ungkapnya. Padahal seluruh alur pendaftaran telah diikuti, nama sudah diumumkan secara resmi, tetapi hak yang sempat dijanjikan justru ditarik kembali sepihak dengan dalih yang tak wajar. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Gratispol pendidikan Pemprov Kaltim #mahasiswa #UMKT Samarinda #kaltim #gratispol #LBH Samarinda