Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

DPRD Kaltim Dukung Penuh Pembentukan FIK Unmul, Targetkan Akselerasi di 2026

Bayu Rolles • Selasa, 3 Februari 2026 | 08:31 WIB

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M. Darlis Pattalongi. (Bayu/KP)
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M. Darlis Pattalongi. (Bayu/KP)

KALTIMPOST.ID- Rencana pembentukan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) di lingkungan Universitas Mulawarman (Unmul) mendapat dukungan politik dari DPRD Kaltim.

Komitmen pemberian rekomendasi resmi sebagai dokumen usulan pendirian fakultas baru itu, mengemuka usai audiensi antara pihak Unmul, dewan, dan perwakilan Pemprov Kaltim yang digelar di DPRD Kaltim, Senin, 2 Februari 2026.

Dengan sinyal kuat dari DPRD itu, pembentukan FIK bakal memasuki tahap selanjutnya. Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M. Darlis Pattalongi, menyebut akan mengawal rencana penerbitan rekomendasi resmi dari Pemprov Kaltim. Menurutnya, kehadiran FIK merupakan kebutuhan mendesak daerah lantaran rencana ini sudah dirintis sejak 2023.

Baca Juga: Unmul Segera Bentuk Fakultas Ilmu Keolahragaan, 3 Prodi FKIP Jadi Fondasi

"FIK ini bukan sekadar keinginan internal Unmul. Tapi juga kebutuhan daerah. Perlu ada akselerasi agar cepat terealisasi," katanya. Pembangunan FIK di Bumi Etam terbilang tertinggal. Mengingat, sudah banyak lulusan Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) yang berakhir meneruskan jenjang pendidikan lanjutan ke daerah lain. Hal itu berdampak pada eksodusnya talenta potensial berpindah ke daerah lain di ajang kompetisi nasional.

Baca Juga: 300 Mahasiswa Unmul Mengundurkan Diri dari Program Gratispol

Di lain sisi, ada juga tantangan klasik yang masih menghantui, soal minimnya tenaga pendidik olahraga. "Atlet kita kuliah di luar, lalu prestasinya justru mengharumkan daerah lain. Ini situasi yang tidak boleh dibiarkan berlarut,” kata politikus PAN itu.

Kehadiran FIK, diyakini Darlis, mampu mengoptimalkan sarana olahraga milik daerah yang selama ini maksimal dimanfaatkan. Integrasi sarana fisik dengan pendekatan akademik berbasis keilmuan olahraga dinilai akan memperkuat pola pembinaan atlet secara lebih ilmiah dan terukur.

Langkah ini juga jadi strategi jangka panjang untuk mengangkat kembali prestasi olahraga Kaltim, yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). “Pembinaan akan jauh lebih serius jika ditopang oleh ilmu keolahragaan yang kuat,” kata Darlis mengakhiri. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#UNMUL #Fakultas Ilmu Keolahragaan #Universitas Mulawarman