KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan mulai mengambil langkah tegas untuk menindak jaringan kabel yang semrawut dan merusak estetika kota.
Asisten I Tata Pemerintahan Setdakot Balikpapan, Zulkifli, menyoroti ulah para vendor penyedia jasa internet dan TV kabel yang dinilai kurang bertanggung jawab dalam menjaga kerapihan infrastruktur di lapangan.
Meski banyak faktor pendukung yang membuat Balikpapan masih kesulitan menata jaringan kabel tersebut. Namun salah satunya akibat ulah vendor yang tidak tertib dan meninggalkan pekerjaan begitu saja.
“Ini ibarat simalakama, konvensional masih menggunakan media jaringan kabel dan dibutuhkan masyarakat,” katanya. Sementara Pemkot Balikpapan juga belum memiliki sarana prasarana untuk memfasilitasi seluruh kabel masuk ke jaringan bawah tanah.
Saat ini pembangunan infrastruktur kabel bawah tanah masih bertahap. Misalnya di Taman Bekapai dan Taman Gunung Bahagia. Serta beberapa perumahan sudah terlebih dahulu. Artinya perlu waktu untuk benar-benar mewujudkan Balikpapan Tanpa Kabel.
Dia menegaskan, vendor sebagai pemilik kabel juga belum ada kesadaran untuk ikut menjaga ketertiban dan keindahan kota. “Mereka terkesan semaunya. Padahal punya tanggung jawab untuk menertibkan di lapangan,” sebutnya.
Menurutnya semua pihak memiliki peran masing-masing. Zulkifli mengajak saling kerja sama berkontribusi dalam penertiban. Tidak hanya berharap Pemkot Balikpapan yang akan membangun infrastruktur.
Sedangkan vendor juga tertib mengatur kabel yang tidak digunakan lagi. “Silakan koordinasi dengan Diskominfo, minimal kabel tertib dan rapi. Kita tunggu penertiban secara umum,” pungkasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo