KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah rumah ambruk hingga menewaskan korban yang tengah berteduh. Insiden ini terjadi di kawasan permukiman atas air, Jalan 21 Januari, RT 9, Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan Barat, Minggu (8/2/2026).
Petugas berhasil mengungkap jati diri korban setelah mengevakuasi sepeda motor yang tertindih puing-puing bangunan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Kota Balikpapan, Bambang Subagja, mengonfirmasi bahwa korban bernama Anggi (34).
“Korban merupakan warga asal Garut, Jawa Barat, yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang gulali di Balikpapan,” jawabnya, Senin (9/2/2026). Proses evakuasi berlangsung cukup alot karena material bangunan yang roboh terdiri dari rangka kayu dan tiang-tiang berat.
Petugas gabungan dari BPBD, Basarnas, dan TNI AL harus menggunakan gergaji mesin (senso) untuk memotong material sebelum bisa menarik kendaraan secara manual. Kurang lebih satu jam, petugas berhasil mengeluarkan tiga unit sepeda motor dari bawah reruntuhan.
Bambang menjelaskan, evakuasi kendaraan bersifat krusial karena risiko kebocoran bahan bakar. “Salah satu motor dalam kondisi mesin menyala saat kejadian. Kami khawatir bisa memicu kebakaran jika terjadi kebocoran bahan bakar di tengah reruntuhan,” jelasnya.
Diketahui korban diduga menepikan kendaraannya untuk berteduh di sebuah bangunan yang masih dalam proses konstruksi, berupa rangka tiang. Tak disangka, hantaman angin kencang merobohkan struktur bangunan tersebut dan langsung menimpa korban beserta motornya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo