KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Tim SAR Gabungan terus melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Nur Aliyah yang diduga terjatuh ke laut di sekitar Perairan Lawe-Lawe.
Hingga memasuki hari keempat pelaksanaan operasi SAR, korban Andi Indra Irawan (25) masih belum ditemukan. Ia dinyatakan hilang setelah diduga terjatuh dari kapal saat berlayar, dengan status masih dalam pencarian (DP).
Upaya pencarian telah dilakukan secara intensif sejak laporan pertama diterima oleh Basarnas. Operasi SAR hari ketiga (H.3), Tim SAR Gabungan memulai kegiatan dengan apel dan briefing pada pukul 07.00 Wita.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari komitmen Brimob dalam misi kemanusiaan.
“Kami mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” ujarnya.
Setelah itu, unsur SAR dikerahkan untuk melakukan penyisiran laut dengan luas area pencarian mencapai sekitar 324 nautical mile persegi (NM²).
Sejumlah armada laut dikerahkan untuk menyisir area yang diperkirakan menjadi titik jatuh korban berdasarkan analisis pergerakan arus dan data pendukung lainnya. Meski pencarian dilakukan secara maksimal hingga pukul 17.30 WITA, korban belum berhasil ditemukan.
Tim SAR Gabungan kemudian menghentikan sementara operasi H.3 dan melaksanakan evaluasi atau debriefing. Seluruh unsur SAR selanjutnya berposko di kawasan Pantai Kemala, Balikpapan, sambil menyiapkan strategi lanjutan untuk hari berikutnya.
Memasuki Operasi SAR hari keempat (H.4), pencarian kembali dilanjutkan sejak pukul 07.00 WITA. Area pencarian diperluas menjadi 476 NM² dan dibagi ke dalam dua sektor.
Unsur SAR laut cepat menggunakan speedboat, sementara pencarian jarak jauh melibatkan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas serta kapal patroli TNI Angkatan Laut. Seluruh kegiatan pencarian mengacu pada koordinat yang telah ditetapkan dalam rencana operasi.
Kondisi cuaca pada hari ketiga terpantau cerah, sedangkan pada hari keempat cuaca berawan namun masih mendukung kegiatan pencarian. Tim SAR Gabungan terus berupaya maksimal dengan harapan korban segera ditemukan dan dapat dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo