KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Atmosfer final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026 East Kalimantan dipastikan membara. Laga puncak yang digelar Sabtu (14/2) di GOR Segiri Samarinda tak hanya menghadirkan duel panas di lapangan, tetapi juga perang kreativitas di tribun.
Basis suporter SMAN 3 Samarinda, Ultras Smaga, menyatakan all in untuk mendukung tim putri kebanggaan mereka. Koordinator Ultras Smaga Samarinda, Daffa Chesta Adaby Ramdan, memastikan persiapan telah dimatangkan jauh hari.
Ultras Smaga menyiapkan empat hingga lima koreografi, lengkap dengan satu kejutan yang masih dirahasiakan. Dalam setiap laga, mereka konsisten membawa 700 hingga 800 suporter yang dikoordinasikan 35 orang panitia inti.
Tak hanya menargetkan gelar juara untuk tim basket, Ultras Smaga juga membidik predikat suporter terbaik. Mereka bahkan berambisi “gelar kawin”: juara di lapangan dan tribun.
Di sisi lain, Militan—suporter SMAN 1 Balikpapan—tak kalah siap. Sebanyak 650 massa dipastikan hadir memenuhi tribun. Koordinator Militan, Altha, menyebut dukungan kali ini meningkat signifikan.
Meski tanpa koreografi 3D karena kebijakan teknis terkait lampu LED, Militan tetap mengandalkan kekuatan suara dan kekompakan gerakan untuk mengguncang arena.
Mercury, sebutan suporter SMAN 1 Bontang, diprediksi bakal bawa pasukan ke GOR Segiri. wakil Kota Taman itu pastinya tidak akan membiarkan Mochammad Geraldi Nugroho dkk berjuang sendirian.
Final DBL Samarinda pun bukan sekadar soal siapa juara, tetapi siapa paling berpengaruh di tribun. (*)
Editor : Ery Supriyadi