KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – SMAK Sunodia harus puas finis sebagai runner-up pada Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026 East Kalimantan, nomor AZA 3X3 Competition, Sabtu (14/2), di GOR Segiri Samarinda.
Pada partai puncak, Sunodia kalah tipis 5-6 dari SMAN 2 Bontang. Laga berlangsung ketat sejak awal hingga detik terakhir. Selisih satu poin menjadi penentu dalam duel penuh tensi tersebut.
Kapten tim Sunodia, Arthur, mengakui hasil ini belum sesuai target. Sejak awal, timnya membidik gelar juara.
“Target kemarin sebenarnya juara satu. Tapi mungkin memang belum rezekinya,” ujarnya usai pertandingan.
Ia menilai faktor fisik menjadi pekerjaan rumah utama. Menurutnya, kondisi stamina tim mulai menurun pada momen krusial laga.
“Kayaknya kalah di fisik. Di akhir-akhir sudah capek duluan,” katanya.
Meski gagal membawa pulang trofi juara, Arthur tetap melihat sisi positif dari performa timnya. Ia menilai permainan Sunodia cukup baik, terutama dalam aspek pertahanan.
“Defense sudah mulai kencang. Anak-anak juga sudah berani ambil tembakan. Not bad lah,” ucapnya.
Arthur juga mengakui ada sedikit kendala adaptasi terhadap kondisi lapangan, termasuk ring dan bola yang terasa berbeda dibanding saat latihan.
Hasil ini menjadi bahan evaluasi bagi Sunodia. Arthur memastikan timnya akan berbenah, khususnya dalam peningkatan fisik, agar tampil lebih solid pada musim DBL berikutnya.
“Next time kita coba gas lebih kencang lagi,” tutupnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi