KALTIMPOST.ID, KALTIM-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim tengah menjadi sorotan publik menyusul alokasi anggaran sebesar Rp8,5 miliar untuk pengadaan satu unit kendaraan dinas kepala daerah.
Berdasarkan data yang dihimpun dari portal pengadaan nasional (INAPROC), spesifikasi teknis yang dipersyaratkan mengarah pada tipe SUV mewah berteknologi tinggi.
Unit yang dimaksud memiliki spesifikasi mesin SUV hybrid dengan kapasitas 2.996 cc, tenaga 434 dk, serta torsi 620 Nm.
Spesifikasi ini identik dengan Range Rover 3.0 Autobiography Long Wheelbase (LWB) varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Baca Juga: Daftar Mobil Off-Road Mewah yang Lebih Rasional untuk Pejabat, Tak Harus Rp 8,5 Miliar!
Sebagai perbandingan, harga pasar standar untuk model ini di Indonesia berkisar di angka Rp 7,43 miliar. Alokasi Rp 8,5 miliar tersebut diproyeksikan mencakup penambahan fitur khusus (optional add-ons) atau penyesuaian spesifikasi tertinggi guna menunjang operasional di lapangan.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, memberikan klarifikasi bahwa pengadaan tersebut telah memenuhi regulasi yang berlaku.
Landasan hukum yang digunakan adalah Permendagri Nomor 7 Tahun 2006, yang menetapkan batasan maksimal kapasitas mesin SUV untuk kepala daerah sebesar 4.200 cc.
Selain aspek legalitas, terdapat dua argumentasi utama yang disampaikan pihak pemerintah provinsi.
Yaitu representasi daerah sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN), kendaraan dinas dianggap sebagai simbol marwah dan kesiapan infrastruktur diplomatik daerah.
Kebutuhan geografis yang kata Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa kendaraan dengan spesifikasi ekstrem diperlukan untuk meninjau wilayah dengan medan jalan yang sulit, guna merespons keluhan warga secara langsung di titik-titik krusial.
Meskipun didasari alasan kebutuhan lapangan, kebijakan ini memicu perdebatan mengenai urgensi dan efisiensi anggaran.
Kritik publik menyoroti kontradiksi antara penggunaan kendaraan ultra-mewah dengan kondisi infrastruktur jalan yang masih memprihatinkan di beberapa pelosok Kaltim.
Secara operasional, efektivitas pengadaan ini juga dipertanyakan mengingat gubernur saat ini telah didukung oleh unit Land Rover Defender (estimasi Rp 3,4 miliar) yang secara teknis sudah sangat mumpuni untuk medan off-road berat.
Profil Kapabilitas Kendaraan (Range Rover 3.0 Autobiography LWB)
Dalam menunjang mobilitas pimpinan daerah, kendaraan ini menawarkan sepuluh keunggulan teknologi dan fungsionalitas.
Sasis Long Wheelbase (LWB): Memberikan ruang interior yang lebih luas untuk menunjang produktivitas selama perjalanan jauh.
Konfigurasi Kursi Eksekutif: Dilengkapi pengaturan elektrik, ventilasi, dan fungsi pijat untuk meminimalisir kelelahan fisik penumpang.
Material Interior Premium: Penggunaan material kulit dan panel kayu berkualitas tinggi untuk standar kenyamanan maksimal.
Sistem Penggerak Hybrid: Tenaga gabungan 434 dk yang efisien namun tetap bertenaga untuk jalur tanjakan.
EV Mode (Baterai 38,2 kWh): Kemampuan melaju dalam mode listrik murni hingga jarak 100 km, mengurangi emisi karbon di area perkotaan maupun pedalaman.
Electronic Air Suspension: Suspensi udara adaptif yang dapat menyesuaikan ketinggian mobil berdasarkan kondisi permukaan jalan.
Baca Juga: Golkar Ingatkan Rudy Mas’ud Soal Mobil Dinas, Ukur Kebijakan dengan Kondisi Rakyat
All-Wheel Drive (AWD) Permanen: Menjamin traksi optimal di permukaan jalan yang licin atau tidak rata.
Terrain Response System: Teknologi sensor yang menyesuaikan parameter kendaraan secara otomatis terhadap jenis permukaan tanah.
Interface Digital Terintegrasi: Sistem informasi dan hiburan dengan layar resolusi tinggi untuk pemantauan data kendaraan secara real-time.
Fitur ADAS (Advanced Driver Assistance Systems): Teknologi keselamatan otonom mencakup adaptive cruise control dan sistem pengereman darurat otomatis.(*)
Editor : Almasrifah