TANA PASER – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur yang semula dijadwalkan pada tahun 2026 di Kabupaten Paser (Oktober/November), kemungkinan besar akan diundur ke tahun 2027.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Kurniawan, dalam laporan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Dispora se-Kaltim kepada Ketua Umum KONI Paser Katsul Wijaya.
Kurniawan menjelaskan bahwa wacana pengunduran jadwal ini didasari oleh beberapa kendala teknis terkait penganggaran, di antaranya belum ada alokasi provinsi. "Anggaran Porprov VIII belum terakomodir dalam APBD murni Provinsi Kaltim tahun 2026," kata Kurniawan, Senin (2/3/2026).
Baca Juga: Di Tengah Ketidakpastian Porprov Kaltim, Hapkido Pilih TC Mandiri dan Tetap Konsisten Latihan
Belum lagi dengan kesiapan kabupaten/kota lainn. Sebagian besar pemerintah daerah di Kaltim belum menganggarkan biaya keberangkatan kontingen di APBD murni masing-masing. Beberapa daerah yang sudah menganggarkan pun dinilai belum maksimal, sehingga berisiko minimnya jumlah atlet yang bisa dikirim.
Jika tetap dilaksanakan tahun 2026 ini dan di APBD Perubahan, ada risiko besar. Menurutnya opsi penggunaan APBD Perubahan 2026 dianggap terlalu berisiko tinggi. Selain waktu pengerjaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang sangat singkat (kurang lebih satu bulan), besaran anggaran dipastikan tidak akan mampu mencukupi seluruh kebutuhan penyelenggaraan.
Meski wacana mundur sudah mengemuka, keputusan resmi masih menunggu koordinasi antara Plt. Kadispora Kaltim dengan Gubernur serta Bupati Paser selaku Ketua Pengurus Besar (PB) Porprov.
Baca Juga: Porprov Kaltim 2026 Terancam Mundur, Daerah Mengaku Belum Siap Anggaran
Sebagai langkah tindak lanjut, PB Porprov diminta segera melakukan presentasi kesiapan penyelenggaraan di Kabupaten Paser dengan mengundang Dispora dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltim.
"Kepastian mengenai waktu pelaksanaan akan diputuskan secara final pada saat presentasi kesiapan tersebut, sekaligus dirangkaikan dengan peninjauan venue pertandingan di Paser pada 10 Maret nanti di Paser," pungkas Kurniawan. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki