Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Amerika Konfirmasi 3 Tentaranya Tewas, Bantah Kapal Induk Abraham Lincolin Kena Rudal Balistik Iran

Thomas Dwi Priyandoko • Selasa, 3 Maret 2026 | 08:53 WIB

Iran mengatakan pihaknya menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln, sementara AS kemudian mengklaim rudal-rudal tersebut 'bahkan tidak mendekati' kapal tersebut.
Iran mengatakan pihaknya menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln, sementara AS kemudian mengklaim rudal-rudal tersebut 'bahkan tidak mendekati' kapal tersebut.

KALTIMPOST.ID-Amerika Serikat mengonfirmasi korban pertama di pihak militernya sehari setelah meluncurkan operasi militer besar terhadap Iran. Tiga personel militer AS dilaporkan tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam rangkaian serangan bersama Israel terhadap Iran.

Komando Pusat Militer AS atau United States Central Command (CENTCOM) menyampaikan pernyataan resmi pada Minggu (1/3/2026). Disebutkan, selain tiga korban tewas, sejumlah tentara lainnya mengalami luka ringan akibat serpihan ledakan dan gegar otak, dan saat ini sedang dalam proses pemulihan untuk kembali bertugas.

Namun, pihak militer tidak merinci waktu dan lokasi pasti insiden yang menyebabkan korban tersebut.

Ini menjadi pertama kalinya korban militer AS diumumkan sejak Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan besar terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026). Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat militer senior Iran.

Dalam pernyataannya, CENTCOM menyebut operasi tempur besar masih berlangsung dan respons militer terus berlanjut. Identitas para korban belum diumumkan demi menghormati keluarga hingga proses pemberitahuan resmi selesai.

Baca Juga: Eskalasi Konflik, Pangkalan Inggris di Siprus Diserang Drone dan Houthi Siap Beraksi di Laut Merah

Donald Trump: Korban Jiwa Hal yang Sering Terjadi dalam Perang

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya telah memperingatkan kemungkinan adanya korban dari pihak AS. Ia menyatakan bahwa korban jiwa merupakan hal yang sering terjadi dalam situasi perang.

Pernyataan tersebut muncul di tengah eskalasi konflik yang semakin meluas di kawasan Timur Tengah.

Iran Klaim Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln

Sebagai balasan atas serangan AS–Israel, Iran meluncurkan rudal ke sejumlah target Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Teluk.

Media pemerintah Iran mengklaim telah menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln dengan empat rudal balistik. Namun, CENTCOM membantah klaim tersebut dan menegaskan kapal induk itu tidak terkena serangan, bahkan menyebut rudal Iran “tidak mendekat sama sekali”.

Sementara itu, Presiden Trump menyatakan melalui media sosial bahwa militer AS telah menghancurkan sembilan kapal Angkatan Laut Iran dan akan terus melanjutkan operasi.

Operasi “Epic Fury” dan Dampak Korban

Operasi militer AS terhadap Iran yang diberi nama “Epic Fury” dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 200 orang di Iran, menurut data Bulan Sabit Merah Iran.

Di Israel, layanan penyelamatan menyebut sembilan orang tewas dan 28 lainnya luka-luka akibat serangan rudal Iran di kota Beit Shemesh. Total korban tewas di Israel kini mencapai 11 orang, dengan sejumlah warga masih dinyatakan hilang.

Sementara itu, Uni Emirat Arab melaporkan tiga korban tewas akibat serangan Iran, dan Kuwait mengonfirmasi satu orang meninggal dunia.

Konflik ini menjadi salah satu eskalasi terbesar di kawasan dalam beberapa tahun terakhir dan berpotensi memperluas ketegangan global jika tidak segera mereda.(*)

 

Editor : Thomas Priyandoko
#kapal induk #amerika serikat #as #iran