Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kabel Lampu Taman Balai Kota Nyaris Dicuri, DPUPR Berharap Warga Turut Jaga Fasilitas Publik

Denny Saputra • Rabu, 4 Maret 2026 | 21:51 WIB

DIRUSAK: Beberapa tiang lampu penerangan di taman balaikota Samarinda tidak menyala imbas kabelnya dicuri, Rabu (4/3).
DIRUSAK: Beberapa tiang lampu penerangan di taman balaikota Samarinda tidak menyala imbas kabelnya dicuri, Rabu (4/3).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Dugaan aksi pencurian terjadi di kawasan Taman Balai Kota Samarinda. Indikasinya beberapa kabel sudah terpotong namun belum ditarik.

Imbasnya 10 titik penerangan jalan pedestarian mati. Padahal taman tersebut belum resmi dibuka untuk umum. Letaknya yang cukup jauh dari pantauan pos jaga diduga menjadi celah terjadinya pencurian.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan taman balai kota Samarinda Hendra Irawan membenarkan kejadian itu. Kabel yang terpotong berada di bagian bawah jalan masuk menuju kompleks balai kota, tepatnya di jalur pedestrian yang menjadi salah satu akses ke Jalan Balai Kota.

“Ada beberapa tiang lampu mendadak mati, setelah dicek, ada 10 lampu dari ruang pertemuan mengarah ke Jalan kesuma bangsa,” ujarnya, Rabu (4/3).

Ia menyayangkan peristiwa tersebut. Apalagi proyek senilai Rp 24 miliar yang dibangun sejak 2025 itu sejatinya telah rampung akhir tahun lalu dan kini masih dalam masa pemeliharaan oleh kontraktor.

Sehingga pihak pelaksana langsung melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang terdampak. “Kami tentu menyesalkan kejadian ini. Harapannya masyarakat bisa ikut menjaga fasilitas yang sudah dibangun,” harapnya.

Hendra menilai ruang terbuka hijau (RTH) yang dibangun bukan sekadar proyek fisik, melainkan ruang publik yang nantinya bisa dimanfaatkan warga. Karena itu, ia mengajak masyarakat bersama-sama merawat fasilitas tersebut agar tidak kembali menjadi sasaran aksi vandalisme maupun pencurian.

“Ke depan pengamanan tentu akan kami tingkatkan. Tapi kami juga berharap ada kesadaran bersama untuk menjaga aset kota ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Komisi III DPRD Samarinda melakukan inspeksi mendadak ke proyek tersebut pada Selasa (3/3). Dewan berharap sebagian fasilitas bisa segera dinikmati publik, mengingat di dalamnya terdapat RTH, jalur pedestrian, hingga area parkir roda dua dan roda empat untuk menunjang aktivitas di Balai Kota Samarinda.

“Aset ini sudah kami serahkan ke sekretariat daerah pemkot Samarinda, untuk operasionalnya menunggu arahan pimpinan,” singkat Hendra.

Ke depan, sesuai masterplan, jalur pedestrian itu akan disambungkan hingga ke Jalan Dahlia. Akses tersebut dirancang terhubung dengan Jalan Kusuma Bangsa yang telah dibangun lebih dulu, sehingga menciptakan konektivitas kawasan yang lebih tertata dan ramah pejalan kaki.

“Untuk pembangunannya kami menunggu informasi ketersediaan anggaran dari TAPD,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Kabel Lampu #fasilitas publik #kabel #pencurian #samarinda #Taman Balai Kota #dicuri