Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Konflik Israel vs Lebanon Memanas, Serangan Roket ke Tel Aviv Picu Alarm Perang Regional

Uways Alqadrie • Kamis, 5 Maret 2026 | 21:05 WIB

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi
KALTIMPOST.ID, TEL AVIV – Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat. Kelompok bersenjata Hizbullah dilaporkan meluncurkan roket dari wilayah Lebanon menuju dua kota besar Israel, Tel Aviv dan Haifa, Selasa (3/3) malam waktu setempat.

Serangan tersebut memicu sirene peringatan serangan udara di berbagai titik, termasuk kawasan Galilea Barat dan Atas. Ketegangan di sepanjang perbatasan Israel–Lebanon pun kembali memuncak setelah sebelumnya relatif mereda pascagencatan senjata November 2024.

Militer Israel Defense Forces (IDF) menyatakan pihaknya mendeteksi tiga proyektil ditembakkan dari arah Lebanon. Dua roket berhasil dicegat sistem pertahanan udara, sedangkan satu lainnya jatuh di area terbuka tanpa menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa ini menjadi yang pertama kalinya roket ditembakkan ke arah Tel Aviv dari Lebanon sejak kesepakatan penghentian sementara permusuhan akhir 2024. Situasi tersebut menandai potensi meluasnya front konflik di tengah memanasnya konfrontasi antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Dalam pernyataannya, Hizbullah mengklaim telah melakukan sejumlah operasi militer dengan menyasar personel dan kendaraan lapis baja Israel di beberapa titik perbatasan. Kelompok itu juga mengaku mengirimkan drone ke arah posisi militer Israel.

Sementara itu, otoritas Israel meningkatkan status siaga di wilayah utara. Aktivitas warga di sejumlah kota sempat terganggu akibat bunyi sirene yang memaksa masyarakat berlindung.

Perkembangan terbaru ini mempertegas bahwa ketegangan regional belum menunjukkan tanda mereda. Pengamat menilai, setiap insiden lintas perbatasan berpotensi memicu respons lebih luas dan menyeret lebih banyak pihak ke dalam pusaran konflik.

Editor : Uways Alqadrie
#Perang Iran Amerika #Tel Aviv dan Haifa #ali khamenei tewas #hizbullah #hizbullah serang israel #donald trump