Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Gawat! Tugboat Meledak di Selat Hormuz, Tiga Pelaut Asal Indonesia Hilang dalam Pencarian

Ari Arief • Minggu, 8 Maret 2026 | 16:47 WIB

Perahu-perahu saat melintasi Selat Hormuz yang kini ditutup oleh Pemerintah Iran.
Perahu-perahu saat melintasi Selat Hormuz yang kini ditutup oleh Pemerintah Iran.

KALTIMPOST.ID, JAKARTA-Musibah maritim menimpa kapal tugboat Musaffah 2 di perairan Selat Hormuz, Kamis (6/3) dini hari.

Kapal penarik berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA) tersebut dilaporkan meledak, terbakar, hingga tenggelam, yang mengakibatkan tiga kru asal Indonesia (WNI) hilang dan kini dalam upaya pencarian intensif.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI, Heni Hamidah, mengonfirmasi bahwa insiden maut itu terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat di wilayah perairan antara PEA dan Oman.

"Berdasarkan keterangan saksi mata, sempat terjadi ledakan di atas Musaffah 2 sebelum akhirnya kapal terbakar dan karam. Saat ini, otoritas PEA dan Oman masih melakukan investigasi mendalam untuk mencari penyebab pasti ledakan tersebut," ungkap Heni dalam keterangannya, Minggu (8/3).

Baca Juga: Tanker RI Terjebak di Selat Hormuz, Ini Langkah Cepat Pemerintah Indonesia!

Kondisi Awak Kapal

Musaffah 2 diketahui mengangkut tujuh personel yang terdiri dari warga negara Indonesia, India, dan Filipina. Dari total awak tersebut, empat orang ditemukan selamat, sementara tiga lainnya belum diketahui keberadaannya.

Secara khusus, terdapat empat WNI yang berada di atas kapal saat musibah terjadi. "Satu WNI berhasil selamat namun mengalami luka bakar dan sedang menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Kota Khasab, Oman. Sementara tiga rekan WNI lainnya masih terus diupayakan pencariannya oleh otoritas setempat," tambah Heni.

Selain itu, Kemlu melaporkan ada satu WNI lain yang berada di lokasi kejadian namun berada di kapal berbeda, sehingga dipastikan dalam kondisi aman.

Baca Juga: Bebas Efek Selat Hormuz, Pertamina Pastikan Pasokan Minyak Balikpapan Aman dari Dalam Negeri

Langkah Diplomasi dan Keamanan

Pemerintah Indonesia melalui perwakilan RI di PEA dan Oman terus menjalin koordinasi ketat dengan pihak perusahaan, Safeen Prestige, serta otoritas keamanan maritim setempat.

Selain fokus pada pencarian korban hilang, pemerintah juga mendesak adanya investigasi menyeluruh atas insiden ini.

"Kami terus memantau proses pencarian dan memastikan perawatan bagi WNI yang selamat. Komunikasi dengan keluarga korban di tanah air juga terus dilakukan untuk menyampaikan perkembangan terkini," tegas Heni.

Mengingat situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang sedang dinamis, Kemlu RI mengeluarkan imbauan keras bagi seluruh WNI, terutama para pelaut yang bekerja di jalur internasional.

"Kami meminta seluruh WNI di kawasan tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, memantau informasi resmi, dan segera melakukan lapor diri ke perwakilan RI terdekat guna memastikan respons cepat jika terjadi keadaan darurat," tegasnya.(*)

Editor : Almasrifah
#terbakar #karam #tugboat #wni #kemlu