Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Susun Peta Jalan Pembangunan, DPRD Mahulu Bahas RPJMD 2025–2029 Bersama Pemerintah Daerah

Jody Kristianto • Senin, 9 Maret 2026 | 16:44 WIB

Ketua DPRD Mahakam Ulu, Devung Paran (tengah), saat memimpin Rapat Paripurna pemandangan umum fraksi terhadap Raperda RPJMD 2025–2029 di Ujoh Bilang, Senin (9/3).
Ketua DPRD Mahakam Ulu, Devung Paran (tengah), saat memimpin Rapat Paripurna pemandangan umum fraksi terhadap Raperda RPJMD 2025–2029 di Ujoh Bilang, Senin (9/3).

UJOH BILANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2025–2029 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Mahulu, Senin (9/3).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Mahulu, Devung Paran, dan dihadiri Wakil Bupati Mahulu Suhuk, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam sambutannya, Devung Paran mengajak seluruh peserta rapat untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas kesempatan menghadiri rapat paripurna dalam keadaan sehat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang hadir dalam rapat tersebut.

“Selaku pimpinan dan segenap anggota DPRD Kabupaten Mahakam Ulu, kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Wakil Bupati Mahulu beserta jajaran, rekan-rekan Forkopimda, serta para tamu undangan yang telah menghadiri rapat paripurna dewan pada hari ini,” katanya.

Baca Juga: Tingkatkan Sinergi Pemerintah dengan Bank Daerah, Bupati Mahulu Dorong Inovasi Layanan Perbankan dan Penguatan Pembiayaan bagi UMKM

Menurutnya, kehadiran seluruh unsur pemerintah dan pemangku kepentingan tersebut mencerminkan sinergi dan komitmen bersama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang transparan dan akuntabel.

Devung menjelaskan, rapat paripurna tersebut dilaksanakan berdasarkan keputusan Badan Musyawarah DPRD dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda RPJMD Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2025–2029.

“Pemandangan umum fraksi merupakan bagian penting dalam proses pembahasan rancangan peraturan daerah, sebagai wujud pelaksanaan fungsi legislasi DPRD sekaligus sarana menyampaikan pandangan, masukan, saran maupun pertanyaan kepada pemerintah daerah terkait substansi materi yang diatur dalam raperda tersebut,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, masing-masing fraksi DPRD secara bergiliran menyampaikan pemandangan umum, terhadap dokumen RPJMD yang sebelumnya telah disampaikan oleh pemerintah daerah melalui nota penjelasan bupati.

Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Digelar di Mahakam Ulu, Bantu Warga Perbatasan Akses Bahan Pokok

Selain itu, DPRD juga menyepakati pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas lebih lanjut Raperda RPJMD Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2025–2029 agar proses pembahasan dapat berjalan secara terstruktur dan komprehensif.

“Pembentukan pansus ini bertujuan agar pembahasan Raperda RPJMD dapat dilakukan secara terstruktur, fokus, dan menyeluruh sehingga DPRD dapat memberikan rekomendasi dan persetujuan yang matang sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah,” imbuhnya.

Ia menegaskan, seluruh pandangan, masukan, dan catatan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD merupakan bagian dari tanggung jawab konstitusional lembaga legislatif dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Menurutnya, berbagai pandangan tersebut diharapkan dapat memperkaya substansi dokumen RPJMD agar benar-benar mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.

Baca Juga: DPRD Mahulu Gelar Paripurna Nota Pengantar RPJMD, Infrastruktur hingga SDM Jadi Sorotan  

“Kami memandang berbagai pandangan fraksi ini merupakan wujud komitmen bersama antara DPRD, dan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa RPJMD Mahakam Ulu 2025–2029 benar-benar menjadi pedoman pembangunan daerah. Mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.

Selanjutnya, seluruh pemandangan umum fraksi tersebut akan menjadi bahan bagi pemerintah daerah untuk menyusun jawaban bupati, yang akan disampaikan pada rapat paripurna berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Badan Musyawarah DPRD.

Sementara itu, Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD. “Saran ataupun arahan dari ketua-ketua fraksi akan menjadi bahan evaluasi kami dalam penyusunan RPJMD ke depan,” ujarnya.

Ia berharap pembahasan Raperda RPJMD dapat segera diselesaikan agar program pembangunan daerah dapat segera dilaksanakan. “Harapan kita raperda ini bisa disetujui dan dibahas dengan cepat, apalagi sudah dibentuk tim percepatan pembahasan supaya pemerintah bisa segera merencanakan dan menjalankan program-program ke depan,” paparnya.

Baca Juga: Setelah 6 Tahun Menanti, Pustu Long Tuyoq Mahakam Ulu Resmi Beroperasi, DPRD Soroti Akses Jalan

Suhuk menambahkan, sejumlah sektor yang menjadi sorotan DPRD di antaranya optimalisasi potensi pertanian, pengembangan pariwisata, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Menurutnya, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap berbagai kelemahan yang ada selama ini, terutama pada sektor pendidikan dan pelayanan kesehatan.

“Ke depan beberapa sekolah akan kita tingkatkan lagi, khususnya di bidang pendidikan maupun pelayanan kesehatan,” tuturnya. Selain itu, pemerintah daerah juga telah mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat terkait rencana pembangunan rumah sakit di Mahakam Ulu.

Sementara di sektor pariwisata, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong promosi budaya daerah, salah satunya melalui kegiatan seni budaya seperti Hudok Pekayang.

“Pariwisata memang masih menjadi kendala bagi kita, tapi akan terus kita dukung. Mudah-mudahan kegiatan budaya seperti Hudok Pekayang bisa membantu mempublikasikan Mahakam Ulu ke depan,” sambungnya.

Terkait isu lingkungan, khususnya persoalan sampah, Suhuk mengatakan pemerintah daerah tengah menindaklanjuti penetapan lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) yang sebelumnya sempat mengalami kendala. “Lokasi pembuangan sampah sudah clear, tinggal nanti pembangunan akses jalan menuju lokasi tersebut yang akan kita perbaiki,” pungkasnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#DPRD Mahulu #mahulu #Mahakam Ulu #Devung Paran #RPJMD 2025 2029