Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Drama Menit Akhir! Penalti Lamine Yamal Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Markas Newcastle

Thomas Dwi Priyandoko • Rabu, 11 Maret 2026 | 08:25 WIB

 

Lamine Yamal merayakan gol penalti di menit akhir yang menyelamatkan Barcelona dari kekalahan saat menghadapi Newcastle United.
Lamine Yamal merayakan gol penalti di menit akhir yang menyelamatkan Barcelona dari kekalahan saat menghadapi Newcastle United.

KALTIMPOST.ID, NEWCASTLE – Laga panas Liga Champions di St James’ Park berakhir dramatis. Barcelona terhindar dari kekalahan setelah penalti Lamine Yamal di detik-detik terakhir memaksa Newcastle United bermain imbang 1-1 pada leg pertama babak 16 besar liga champions, Rabu (11/3/2026).

Pertandingan sempat tampak akan menjadi milik tuan rumah. Newcastle yang tampil agresif sepanjang laga akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-86 lewat gol Harvey Barnes. Ia menuntaskan umpan silang Jacob Murphy dengan tendangan voli yang tak mampu dihentikan kiper Barcelona.

Gol tersebut membuat stadion bergemuruh dan memberi harapan besar bagi Newcastle untuk membawa keunggulan ke leg kedua.

Namun drama terjadi di masa injury time.

Pada menit keempat tambahan waktu, bek Newcastle Malick Thiaw menjatuhkan Dani Olmo di dalam kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Lamine Yamal, yang sepanjang pertandingan relatif tak menonjol, maju sebagai eksekutor. Pemain berusia 18 tahun itu dengan tenang mengarahkan bola ke sudut bawah gawang, mengecoh kiper Aaron Ramsdale yang bergerak ke arah berlawanan.

Gol tersebut menjadi sentuhan terakhir pertandingan dan langsung mematahkan harapan para pendukung Newcastle di St James’ Park.

Pelatih Newcastle Eddie Howe mengaku kecewa karena timnya tampil sangat baik sepanjang laga.

“Kami bermain luar biasa melawan tim yang sangat kuat. Intensitas kami tinggi sepanjang pertandingan. Sangat menyakitkan melihat momen terakhir itu mengubah segalanya,” kata Howe.

Sebelumnya Newcastle sebenarnya juga sempat mencetak gol melalui Joelinton pada babak kedua, tetapi dianulir karena offside.

Sepanjang pertandingan, Newcastle tampil lebih berbahaya dengan kecepatan lini depan yang diisi Barnes, Anthony Elanga, dan William Osula. Beberapa peluang emas tercipta, termasuk umpan Elanga yang nyaris disambar Osula di depan gawang.

Sementara itu Barcelona kesulitan menembus pertahanan tuan rumah. Peluang terbaik mereka datang dari Robert Lewandowski, namun tendangannya dari umpan Raphinha masih melebar tipis dari tiang jauh.

Pelatih Barcelona Hansi Flick mengakui timnya tidak bermain maksimal, tetapi tetap bersyukur membawa pulang hasil imbang penting.

“Mungkin mereka pantas menang. Tapi hasil ini sangat penting bagi kami,” ujarnya.

Hasil 1-1 membuat peluang kedua tim masih terbuka lebar. Leg kedua akan digelar di markas Barcelona pada 18 Maret mendatang, yang dipastikan berlangsung sama panasnya.

Editor : Thomas Priyandoko
#newcastle #lamine yamal #babak 16 besar liga champions #barcelona