Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Puncak Arus Mudik di Bandara APT Pranoto Samarinda Diprediksi Terjadi pada 18 Maret, Penerbangan ke Daerah Ini Selalu Penuh..

Eko Pralistio • Senin, 16 Maret 2026 | 19:45 WIB

Suasana terminal keberangkatan Bandara APT Pranoto Samarinda. Pada H-6 Lebaran 2026, jumlah penumpang berangkat tercatat mencapai 1.417 orang. (EKO/KALTIM POST)
Suasana terminal keberangkatan Bandara APT Pranoto Samarinda. Pada H-6 Lebaran 2026, jumlah penumpang berangkat tercatat mencapai 1.417 orang. (EKO/KALTIM POST)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Arus mudik melalui Bandara APT Pranoto Samarinda mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Jumlah penumpang tercatat melonjak dibandingkan periode yang sama tahun lalu, seiring tingginya mobilitas masyarakat menjelang libur panjang.

Kepala Kantor Badan Layanan Umum UPBU APT Pranoto Samarinda, I Kadek Yuli Sastrawan membenarkan, bahwa lonjakan penumpang terlihat jelas pada periode H-6 mudik tahun ini.

“Kalau dibandingkan dengan tahun 2025, kenaikannya cukup signifikan, sekitar 38 persen. Pada H-6 tahun lalu jumlah penumpang berangkat 1.029 orang, sedangkan tahun ini mencapai 1.417 orang,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, kondisi di lapangan menunjukkan hampir seluruh penerbangan terisi penuh. Tingginya permintaan terutama terjadi pada rute Samarinda–Jakarta yang sejak awal operasional bandara menjadi jalur paling sibuk.

Baca Juga: Prediksi Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Semayang Balikpapan Naik Tipis

Saat ini rute Samarinda–Jakarta dilayani empat penerbangan setiap hari, masing-masing oleh Citilink dan Garuda Indonesia satu penerbangan, serta Batik Air dua penerbangan. Sementara rute Samarinda–Surabaya dilayani tiga penerbangan oleh Super Air Jet dan Citilink.

“Memang dari awal bandara beroperasi, rute ke Jakarta selalu menjadi yang paling ramai,” katanya. Meski permintaan meningkat, lanjut dia, hingga kini belum ada penambahan penerbangan tambahan atau extra flight selama periode mudik. Operasional penerbangan masih berjalan sesuai jadwal reguler.

Selain Jakarta dan Surabaya, Bandara APT Pranoto juga melayani rute Samarinda–Yogyakarta sebanyak empat kali dalam sepekan, Samarinda–Berau, serta Samarinda–Banjarmasin menggunakan pesawat jenis ATR.

Selama tiga hari awal dari total sepuluh hari masa posko mudik, jumlah penumpang datang dan berangkat diperkirakan sudah mencapai sekitar 7.000 orang.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026: Tiket di Bandara Sepinggan Balikpapan Full Booked, Ada 59 Extra Flight

Kadek menjelaskan, puncak arus mudik tahun ini relatif sulit diprediksi karena adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) serta fleksibilitas cuti pegawai. Namun melihat tren keterisian penerbangan, lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada 18 Maret.

“Kemarin saja sudah penuh. Karena besok masih hari kerja, kemungkinan puncaknya di tanggal 18,” jelasnya. Dari sisi operasional, bandara juga mengantisipasi potensi gangguan cuaca yang kerap terjadi di Samarinda, terutama kabut pada pagi hari. Kondisi tersebut biasanya baru membaik setelah pukul 08.00 Wita.

Dari sisi pelayanan, pihak bandara memastikan standar layanan tetap sama seperti hari biasa. Namun maskapai diminta meningkatkan kesiapan personel mengingat tingkat keterisian penumpang yang tinggi.

“Kami sudah mengingatkan maskapai agar mempersiapkan staf dengan baik supaya pelayanan tetap optimal dan tidak terjadi keterlambatan,” pungkasnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Bandara APT Pranoto Samarinda #Mudik 2026