Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Warga Samarinda Menjerit, Harga LPG 3 Kg Tembus Rp 40 Ribu Jelang Lebaran 2026

Eko Pralistio • Kamis, 19 Maret 2026 | 15:30 WIB

Warga Samarinda mulai mengeluhkan harga LPG 3 kilogram menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Nilainya diperkirakan tembus Rp 40 ribu per tabung di tingkat pengecer. (EKO/KP)
Warga Samarinda mulai mengeluhkan harga LPG 3 kilogram menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Nilainya diperkirakan tembus Rp 40 ribu per tabung di tingkat pengecer. (EKO/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Warga Samarinda mulai mengeluhkan harga LPG 3 kilogram menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Di tingkat pengecer, harga gas subsidi atau yang dikenal sebagai gas melon diduga menembus Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per tabung.

Salah satu warga Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Desi, 44 tahun, mengaku kesulitan untuk mencari gas LPG. Mau tidak mau, pihaknya membeli di pengecer meskibdengan harga yang relatif tinggi. Keputusan itu dilakukan agar Desi bisa memasak di rumah menjelang Hari Raya Idulfitri tahun ini.

Menurutnya, stok di agen resmi kerap kosong saat dibutuhkan. "Sudah cari tadi ke beberapa tempat, tapi sulit. Di agen daerah sini (Tanah Merah) sudah tutup. Jadi beli di pengecer Rp 40 ribu," ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Baca Juga: Pangkalan Elpiji di Bontang Dilarang Jual Manual, Wajib Pakai Aplikasi MAP dan Berbasis KTP

Lonjakan harga diduga dipicu persoalan distribusi serta biaya pengantaran yang meningkat. Seorang pedagang kelontong di kawasan Talang Sari, Tanah Merah, yang enggan disebutkan namanya, mengaku harga jual terpaksa dinaikkan karena modal dari pangkalan sudah lebih tinggi.

“Saya dapat dari pangkalan sudah Rp 24 ribu sampai Rp 28 ribu karena barang diantar langsung. Jadi saya jual ke konsumen Rp 35 ribu untuk ambil untung,” ujarnya.

Pihaknya juga menyebut pasokan sempat kosong cukup lama sebelum kiriman baru kembali tersedia, sehingga harga di tingkat pengecer ikut terdorong naik. Bagian lain, di pangkalan LPG milik Hj. Rahma di Jalan Kebun Agung, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, menunjukkan HET sesuai Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Timur berada di angka Rp 18 ribu per tabung.

Baca Juga: Harga Elpiji 3 Kg di Balikpapan Tembus Rp50 Ribu, Pemilik Warung Kabur Saat Sidak

Namun di lapangan menunjukkan harga yang beragam, terutama setelah masuk rantai distribusi lanjutan. Sari, salah satu pedagang di pangkalan tersebut, memastikan stok menjelang Lebaran relatif aman. Kendati begitu, biaya distribusi menjadi faktor utama kenaikan harga di tingkat pengecer.

“Kalau di sini kami beri Rp 22 ribu. Nah kalau dijual ke pengecer yang jauh, bisa kena Rp 28 ribu sampai Rp 30 ribu karena ada biaya angkut dan bongkar muat,” jelasnya.

Sementara itu, Sari melanjutkan, harga LPG non-subsidi terpantau stabil meski tetap tinggi. "Gas ukuran 12 kilogram dijual sekitar Rp 220 ribu, sedangkan tabung 5,5 kilogram berada di kisaran Rp 105 ribu," pungkasnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#het #elpiji 3 kg #samarinda #harga elpiji 3 kg