KALTIMPOST.ID-Di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai proyek strategis nasional di Kalimantan Timur, sebuah buku berjudul Di Balik Layar Nusantara: Langkah Kecil di Tengah Sejarah Besar akan diluncurkan pada Mei 2026.
Buku ini menawarkan sudut pandang berbeda dengan mengangkat pengalaman seorang warga lokal yang menyaksikan langsung dinamika pembangunan dari dekat.
Melalui tokoh Dian Rana, buku tersebut merekam perjalanan personal seorang saksi sekaligus pelaku dalam proses pembangunan IKN. Narasi yang disajikan tidak berfokus pada aspek formal atau kebijakan, melainkan pengalaman di lapangan, mulai dari perubahan sosial, dinamika pengambilan keputusan, hingga realitas yang tidak selalu tampak di ruang publik.
Pendekatan tersebut tercermin dalam penggalan kalimat pada sampul belakang buku: “Ia tidak berada di dalam sejarah. Tapi cukup dekat untuk menyaksikannya.” Kalimat tersebut menjadi benang merah yang menegaskan posisi narator sebagai pengamat yang berada di sekitar proses sejarah yang sedang berlangsung di kawasan IKN.
Visual sampul buku turut memperkuat pesan tersebut dengan menampilkan lanskap pembangunan Nusantara dan sosok manusia yang menghadap ke arah proyek tersebut, merepresentasikan peran individu sebagai saksi dalam perubahan besar.
Deputi Otorita IKN periode 2022–2025, Prof Ir Mohammed Ali Berawi, menilai buku ini memberi kontribusi dalam memperkaya perspektif publik terkait pembangunan IKN.
“Informasi yang disajikannya hadir secara cepat, objektif, dan bernas,” ujarnya. Kehadiran buku ini diharapkan menjadi dokumentasi alternatif yang melengkapi narasi pembangunan IKN yang selama ini lebih banyak berfokus pada aspek infrastruktur dan kebijakan.
Melalui pendekatan personal, buku ini membuka ruang bagi pemahaman yang lebih dekat dengan pengalaman masyarakat di sekitar kawasan pembangunan. Peluncuran buku dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026 dengan menyasar pembaca luas, mulai dari masyarakat umum hingga pemerhati pembangunan dan kebijakan publik. (riz)
Editor : Muhammad Rizki