Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Perang Iran Melebar? Saudi dan UEA Ambil Langkah Strategis Dukung AS, Bakal Perbolehkan Pangkalan Militer Digunakan

Uways Alqadrie • Selasa, 24 Maret 2026 | 13:41 WIB

Deretan kendaraan peluncur roket milik Iran dipajang dalam parade militer di depan kapal perang, menunjukkan kekuatan persenjataan di tengah memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah. (FOTO: IST)
Deretan kendaraan peluncur roket milik Iran dipajang dalam parade militer di depan kapal perang, menunjukkan kekuatan persenjataan di tengah memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah. (FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, WASHINGTON - Laporan media Amerika Serikat menyebut dinamika konflik di Timur Tengah kian memanas. The Wall Street Journal mengungkap, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab disebut mulai mengambil langkah yang mengarah pada keterlibatan dalam konfrontasi melawan Iran.

Dalam laporan yang dirilis Selasa (24/3), sumber yang mengetahui situasi tersebut menyebut Riyadh telah membuka kemungkinan akses militer bagi Amerika Serikat ke Pangkalan Udara King Fahd.

Kebijakan ini dinilai sebagai perubahan sikap, setelah sebelumnya kerajaan menegaskan fasilitas militernya tidak digunakan untuk menyerang Iran.

Sementara itu, langkah berbeda dilakukan Abu Dhabi. Pemerintah UEA dikabarkan menutup sejumlah fasilitas yang terkait dengan Iran, termasuk rumah sakit dan klub, yang selama ini menjadi bagian dari jaringan dukungan bagi Teheran.

Masih dari laporan yang sama, sebuah video beredar memperlihatkan dugaan peluncuran rudal ke wilayah Iran yang disebut berasal dari negara Teluk lainnya, yakni Bahrain. Namun, pihak militer AS enggan mengonfirmasi apakah operasi mereka mendapat dukungan langsung dari negara-negara kawasan tersebut.

Perkembangan ini mencerminkan meningkatnya ketegangan antara Iran dan negara-negara Teluk yang selama ini menjadi mitra Washington. Respons keras Teheran terhadap serangan gabungan AS dan Israel disebut turut memperluas eskalasi konflik ke sejumlah wilayah sekitar.

Sebelumnya, serangan Israel terhadap fasilitas energi Iran memicu aksi balasan yang menyasar aset-aset vital di kawasan Timur Tengah. Situasi ini memperbesar potensi konflik terbuka yang melibatkan lebih banyak negara di kawasan.

Editor : Uways Alqadrie
#konflik Iran Israel 2026 #Motjaba Khamenei #arab saudi #Uni Emirat Arab (UEA) #konflik Iran Amerika Serikat #donald trump #perang Iran Amerika Serikat #The Wall Street Journal