KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Kabar baik bagi ribuan calon jamaah haji asal Kalimantan Timur dan Indonesia pada umumnya. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M akan tetap berlangsung sesuai jadwal dan dijamin keamanannya, meski tensi geopolitik di Timur Tengah tengah menghangat.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi. Dalam konferensi pers di kediamannya di Jakarta, Selasa lalu, ia menepis kekhawatiran publik terkait dampak konflik regional terhadap ibadah rukun Islam kelima tersebut.
"Alhamdulillah, Kerajaan Arab Saudi hingga saat ini tetap aman dan kondusif bagi seluruh tamu Allah," tegas Dubes Faisal di hadapan media.
Baca Juga: Masa Tunggu Haji Samarinda Diseragamkan 26 Tahun, Kemenhaj Tunggu Juknis Pusat
Persiapan Matang Tanpa Kendala
Faisal menjelaskan bahwa seluruh tahapan persiapan haji tahun ini telah dieksekusi dengan sangat baik oleh otoritas terkait di Saudi. Penegasan ini mengulangi pernyataan resminya pada pertengahan Maret lalu yang menyebutkan bahwa infrastruktur dan layanan di lapangan sudah siap 100 persen.
Ia meyakini bahwa gejolak politik luar negeri tidak akan mengganggu kekhusyukan ibadah di Tanah Suci. "Insyaallah, semua berjalan lancar sesuai rencana. Tidak ada dampak apa pun dari situasi geopolitik yang sedang terjadi," ungkapnya optimistis.
Jalur Udara Tetap Normal
Baca Juga: Sinyal Damai dari Teheran, Iran Terbuka Mediasi, Namun Tolak Gencatan Senjata Parsial
Salah satu poin krusial yang ditegaskan Dubes Faisal adalah mengenai kelancaran transportasi udara. Ia memastikan jadwal penerbangan menuju Jeddah maupun Madinah tidak akan mengalami gangguan. Pesawat pengangkut jemaah haji akan tetap beroperasi normal sesuai slot yang telah dialokasikan.
Oleh karena itu, ia mengimbau para calon jamaah haji Indonesia agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang menimbulkan kecemasan. Fokus utama saat ini, menurutnya, adalah mempersiapkan fisik dan mental untuk menjalani ibadah.
"Kami mengimbau masyarakat Indonesia, khususnya para calon jemaah, untuk tetap tenang. Fokuslah pada persiapan diri karena semua rencana haji tetap berjalan sebagaimana mestinya," katanya.(*)
Editor : Dwi Puspitarini