Seorang warga bernama Chono (56) mengaku kaget bukan main. Saat itu ia tengah beraktivitas seperti biasa di sekitar rel kereta. Tiba-tiba, kerumunan warga terbentuk setelah melihat sosok yang dikenalnya sebagai presiden.
“Datangnya mendadak, tidak ada kabar sama sekali. Tahu-tahu sudah ada di lokasi,” ujar Chono saat ditemui, Jumat (27/3).
Menurutnya, kedatangan Prabowo berlangsung sederhana meski tetap terlihat pengamanan dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di sekitar area. Warga pun spontan mendekat untuk melihat lebih dekat.
Chono mengaku sempat berlari menghampiri Prabowo karena khawatir keselamatan presiden, mengingat lokasi berada di jalur rel aktif. Ia mengingatkan agar berhati-hati terhadap kemungkinan kereta melintas dari tikungan yang tidak terlihat.
Dalam pertemuan singkat itu, terjadi percakapan antara warga dan presiden. Chono menyebut, Prabowo menyinggung kondisi masyarakat yang masih hidup dalam keterbatasan dan menawarkan solusi berupa relokasi ke rumah susun.
“Beliau sempat tanya kalau disiapkan rusun, mau pindah atau tidak. Saya jawab siap,” katanya.
Bagi warga bantaran rel, kunjungan tersebut menjadi momen langka. Chono menyebut, baru kali ini ada presiden yang datang langsung ke lingkungan mereka.
“Selama ini belum pernah ada. Jadi ya senang, tapi juga sempat grogi,” ungkapnya.
Selain berdialog, Prabowo juga disebut memberikan bantuan langsung kepada warga. Setiap keluarga dikabarkan menerima bantuan uang tunai sekitar Rp2 juta.
Editor : Uways Alqadrie