BALIKPAPAN – Komisi III DPRD Kota Balikpapan mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) untuk segera merealisasikan pembangunan flyover Muara Rapak.
Itu menjadi satu dari tiga poin utama yang akan disampaikan langsung kepada Bappeda Provinsi Kaltim. Demi menekan angka kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, menyayangkan belum adanya kejelasan proyek tersebut. Meski telah berlalu empat tahun sejak perencanaan awal. Menurutnya, pembangunan jalan layang ini merupakan kebutuhan mendesak mengingat status Jalan Muara Rapak adalah jalan provinsi.
”Saat ini perencanaan dan Detail Engineering Design (DED) sudah ada, tinggal pelaksanaannya saja,” ujarnya. Pihaknya akan mendorong rencana yang sudah ada ini agar segera terealisasi.
Pembangunan flyover ini sebelumnya sempat mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat menyusul kecelakaan maut pada Januari 2022. Kementerian PUPR kala itu menyebut flyover sebagai solusi permanen untuk mencegah tragedi serupa berulang lagi.
Selain isu infrastruktur jalan, Komisi III juga membawa dua agenda krusial lainnya ke tingkat provinsi. “Optimalisasi penanganan sampah dan penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Balikpapan,” sebutnya.
Baca Juga: Kelanjutan Flyover Muara Rapak Tunggu Hasil Review DED dari Dinas PUPR-PERA Kaltim
Yusri optimistis aspirasi ini dapat dikawal dengan maksimal mengingat banyaknya representasi tokoh Balikpapan di provinsi. “Mulai gubernur hingga anggota legislatif daerah pemilihan (dapil) Balikpapan,” tuturnya.
Dia menilai ini merupakan modal kekuatan optimal bagi Balikpapan dengan perwakilan di tingkat provinsi. “Kami memperjuangkan tiga usulan ini karena merupakan kebutuhan mendesak warga,” pungkasnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki